Jalan Penghubung Konawe–Koltim Putus, KNPI Sultra Desak Dinas PUPR Provinsi Bertindak Cepat

waktu baca 2 menit
Selasa, 16 Jun 2026 14:29 0 1 Admin

Arsamedia.com, Kendari –
Putusnya jembatan yang menjadi penghubung utama antara Kabupaten Konawe dan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mengakibatkan aktivitas transportasi masyarakat terganggu. Kerusakan infrastruktur tersebut menyebabkan arus lalu lintas antarwilayah lumpuh total dan memicu antrean panjang kendaraan di sekitar lokasi.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara, Agus Salim Misman, S.E., mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Tenggara agar segera mengambil langkah cepat untuk menangani kerusakan jembatan tersebut.

Menurut Agus Salim, jalan dan jembatan yang menghubungkan Konawe dan Kolaka Timur merupakan akses vital yang setiap hari digunakan masyarakat, kendaraan logistik, ambulans, hingga pelaku usaha. Oleh karena itu, penanganan tidak boleh berlarut-larut karena dapat berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.

“Kami mendesak Kepala Dinas PUPR Provinsi Sultra untuk segera mengambil langkah cepat dan taktis. Jalan dan jembatan ini merupakan jalur strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat. Jika penanganannya terlambat, mobilitas warga akan lumpuh dan roda perekonomian daerah akan terganggu,” tegas Agus Salim di Kendari.

Ia menilai pemerintah provinsi harus segera mengerahkan tim teknis ke lokasi untuk melakukan identifikasi kerusakan sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat. Selain perbaikan permanen, Agus juga mengusulkan pembangunan jembatan darurat agar akses masyarakat dapat kembali dibuka dalam waktu sesingkat mungkin.

Menurutnya, keberadaan jembatan alternatif sangat penting untuk menjamin kelancaran distribusi barang, pelayanan kesehatan, serta aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut.

“Kami berharap Dinas PUPR tidak menunda penanganan teknis. Minimal dibangun jembatan darurat agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal. KNPI Sultra akan terus mengawal persoalan infrastruktur ini demi kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, arus kendaraan dari arah Konawe maupun Kolaka Timur masih mengalami kemacetan akibat terputusnya akses jembatan. Sejumlah kendaraan terpaksa berhenti dan menunggu kepastian penanganan dari pemerintah.

Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas PUPR segera mengambil tindakan konkret agar akses penghubung kedua kabupaten tersebut dapat kembali berfungsi.

Selain mempercepat mobilitas warga, penanganan cepat juga dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi logistik, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mencegah dampak ekonomi yang lebih luas di wilayah Konawe dan Kolaka Timur.

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA