BPS Konawe Utara Intensifkan Pengawasan Sensus Ekonomi 2026, Petugas Datangi Rumah hingga Sentra Usaha Warga

waktu baca 2 menit
Senin, 6 Jul 2026 12:49 0 52 Admin

Arsamedia.com, Konawe Utara –
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Konawe Utara terus mengintensifkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap petugas pendata lapangan. Memasuki pekan ketiga pendataan, kegiatan pengumpulan data semakin masif dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi masyarakat dapat terdata secara akurat.

 

Pada Senin (6/7/2026), Petugas Pengawas dan Pemeriksa Lapangan (PML), Dahlan, melakukan pendampingan kepada Petugas Pendata Lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Sambandete, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara. Pendampingan tersebut bertujuan memastikan proses pendataan berjalan sesuai prosedur dan menghasilkan data yang berkualitas.

Selain melakukan kunjungan dari rumah ke rumah (door to door), petugas juga mendatangi langsung berbagai sentra usaha pertanian yang menjadi komoditas unggulan masyarakat setempat. Beberapa sektor yang menjadi fokus pendataan meliputi usaha tanaman pangan, hortikultura, hingga berbagai kegiatan ekonomi produktif lainnya yang dijalankan warga.

Data yang dihimpun melalui Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi. Dengan data yang akurat, pemerintah diharapkan mampu merancang program yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian rumah tangga.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung selama sekitar dua setengah bulan, mulai Juli hingga Agustus 2026. Pendataan mencakup seluruh kegiatan ekonomi masyarakat, baik usaha yang memiliki lokasi fisik maupun usaha berbasis digital atau online.

Kepala BPS Kabupaten Konawe Utara, Muhamad Kadarsah, SP, berharap seluruh rangkaian pendataan dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas tinggi.

“Kami berharap masyarakat dapat menerima petugas Sensus Ekonomi 2026 dengan terbuka serta memberikan informasi yang lengkap dan benar mengenai kegiatan usaha yang dijalankan. Dengan demikian, data yang dihasilkan akan akurat, valid, dan akuntabel sehingga dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui partisipasi aktif masyarakat, BPS optimistis Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi penting dalam menyediakan data statistik yang mampu mendukung perencanaan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Laporan : Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA