
Arsamedia.com, Kendari –
Pengurus Wilayah (PW) Al-Washliyah Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mematangkan persiapan pembangunan Islamic Centre Al-Washliyah beserta Masjid Al-Washliyah Sultra yang berlokasi di Kelurahan Amohalo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Pembangunan tersebut menjadi salah satu program strategis organisasi dalam memperkuat syiar Islam, pendidikan, dakwah, serta pelayanan sosial bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.
Rencananya, peletakan batu pertama pembangunan akan dilaksanakan pada pertengahan September 2026 dan akan menjadi momentum bersejarah bagi keluarga besar Al-Washliyah di Bumi Anoa.
Pembangunan Islamic Centre dan masjid tersebut akan berdiri di atas lahan wakaf yang dihibahkan oleh AKBP (Purn.) H. Rahman Bone, SH. Wakaf tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam mendukung hadirnya pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan Islam yang representatif di Sulawesi Tenggara.
Ketua PW Al-Washliyah Sultra, Arulan Bao Rahmani, SP, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan cita-cita besar organisasi yang telah lama dirancang. Kehadiran Islamic Centre nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi tempat pembinaan generasi muda, pelaksanaan pendidikan, pengembangan dakwah, kajian keislaman, pelatihan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pada tahap awal, pembangunan akan difokuskan pada Masjid Al-Washliyah Sultra yang dirancang terdiri dari dua lantai sebagai pusat ibadah sekaligus menjadi bagian integral dari kawasan Islamic Centre Al-Washliyah.
Prosesi peletakan batu pertama dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PB Al-Washliyah, Dr. KH. Masyhuril Khamis, SH., MM., bersama Wakil Ketua Umum PB Al-Washliyah yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Dr. H. A. Doly Kurnia Tanjung, ST., MT. Kehadiran kedua tokoh nasional tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh kader Al-Washliyah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Islamic Centre.
Selain menghadiri peletakan batu pertama, rombongan Pengurus Besar Al-Washliyah juga akan melaksanakan agenda organisasi berupa pelantikan Pengurus Daerah (PD) Al-Washliyah kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara serta pelantikan Pengurus Daerah Muslimat Al-Washliyah di berbagai daerah. Agenda tersebut menjadi bagian dari penguatan konsolidasi organisasi agar semakin solid dalam menjalankan program-program dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, penggagas kegiatan pembangunan, Amsyal, ST., MT., yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral, mengungkapkan bahwa selama bulan Agustus panitia akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dan calon donatur.
Menurutnya, berbagai media publikasi akan dipasang sebagai sarana edukasi dan ajakan kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Panitia akan memasang billboard, baliho, dan spanduk di sejumlah lokasi strategis, di antaranya kawasan Tugu Persatuan Kota Kendari serta kawasan Pantai Kamali, Kota Baubau.
Billboard tersebut akan menampilkan ilustrasi desain pembangunan Masjid Al-Washliyah Sultra dan Islamic Centre Al-Washliyah, disertai foto Ketua Panitia Samsul Bahri, Ketua Pengurus Masjid Al-Washliyah Sultra Syahrial Muis, SE, Ketua PW Al-Washliyah Sultra Arulan Bao Rahmani, SP, Wakil Ketua Umum PB Al-Washliyah, serta Ketua Umum PB Al-Washliyah.
Melalui sosialisasi tersebut, panitia berharap dapat menghimpun dukungan dari para dermawan, pengusaha, tokoh masyarakat, pemerintah, maupun masyarakat umum, baik di Sulawesi Tenggara maupun di berbagai daerah di Indonesia. Dukungan tersebut diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya melalui pembangunan pusat dakwah dan pendidikan Islam yang akan melayani umat dalam jangka panjang.
Tidak hanya itu, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Sulawesi Tenggara, Ketua Umum PB Al-Washliyah bersama rombongan juga dijadwalkan mengunjungi Pengurus Daerah Al-Washliyah Kabupaten Muna. Kunjungan tersebut bertujuan meninjau secara langsung kesiapan pembentukan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Washliyah Kabupaten Muna yang direncanakan akan segera dibentuk sebagai bagian dari pengembangan amal usaha Al-Washliyah di bidang pendidikan nonformal.
PW Al-Washliyah Sultra optimistis seluruh rangkaian agenda tersebut akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi di Sulawesi Tenggara. Dengan dukungan seluruh kader, masyarakat, dan para donatur, pembangunan Islamic Centre dan Masjid Al-Washliyah diharapkan dapat segera terwujud sehingga menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan, dakwah, serta pelayanan sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Sulawesi Tenggara dan Indonesia.
Laporan : Arsamedia

Tidak ada komentar