
Arsamedia.com, Konawe –
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe menggelar Lomba Pidato Bahasa Daerah Tolaki bagi pelajar tingkat SMP dan SMA/sederajat.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata pemerintah daerah untuk menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai identitas budaya yang harus diwariskan kepada generasi muda.
Menurutnya, penggunaan Bahasa Tolaki di kalangan pelajar perlu terus didorong agar tidak tergerus perkembangan zaman. Melalui lomba pidato ini, peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga mampu memahami dan menyampaikan nilai-nilai budaya lokal yang menjadi jati diri masyarakat Konawe.
“Bahasa daerah merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan filosofi yang sangat tinggi. Generasi muda harus bangga menggunakan Bahasa Tolaki sebagai bagian dari identitas daerah,” ujar Ahmad Djauhari.
Lomba tersebut mengusung tema “Nilai Kalosara sebagai Perekat Persatuan dalam Bingkai NKRI.” Tema ini dipilih untuk mengajak para pelajar memahami makna Kalosara sebagai simbol persatuan, kebersamaan, serta penghormatan terhadap adat dan budaya Tolaki yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Peserta lomba berasal dari pelajar SMP dan SMA sederajat dengan durasi penyampaian pidato selama 3 hingga 5 menit. Dewan juri akan melakukan penilaian berdasarkan lima aspek utama, yakni isi dan struktur pidato (25 persen), penguasaan materi (25 persen), artikulasi (20 persen), intonasi (15 persen), serta ekspresi (15 persen).
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri peserta didik dalam berbicara di depan umum menggunakan bahasa daerah serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe berharap lomba ini dapat menjadi agenda rutin setiap peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sehingga upaya pelestarian Bahasa Tolaki terus berjalan secara berkelanjutan.
Melalui semangat HUT RI ke-81, Pemerintah Kabupaten Konawe mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga, melestarikan, dan membanggakan Bahasa Tolaki sebagai identitas budaya yang menjadi kebanggaan daerah sekaligus kekayaan bangsa Indonesia.
Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar