Dilantik di TPA, Bupati Konawe Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi dan Kebersihan Lingkungan

waktu baca 3 menit
Jumat, 20 Feb 2026 12:17 0 251 Admin

Arsamedia.com, Konawe –
Pemerintah Kabupaten Konawe kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengangkatan pejabat administrator, pengawas, serta pejabat fungsional berdasarkan Keputusan Bupati Konawe Nomor 100.3.3.2/94 Tahun 2026.

Keputusan tersebut diterbitkan setelah adanya persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia tertanggal 20 Februari 2026.

Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., berlangsung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pemilihan lokasi tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah daerah terhadap persoalan kebersihan dan pengelolaan lingkungan.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan pejabat merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kalau tidak mau dilantik, tidak usah datang. Saya sudah tanya Pak Sekda, di mana saja boleh melantik, bahkan di lapangan bola pun boleh,” tegasnya di hadapan para pejabat yang dilantik.

Menurutnya, pemilihan TPA sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan. Ia ingin menegaskan bahwa persoalan kebersihan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya dibebankan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Jangan dibebankan kepada DLH saja. Semua OPD harus terlibat. Tujuan pembangunan kita adalah bersahaja, tertib, dan berorientasi pada kebersihan,” ujarnya.

Penyegaran Jabatan dan Penegasan Tanggung Jawab

Dalam keputusan tersebut, Bupati melantik sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menduduki jabatan administrator, pengawas, dan jabatan fungsional. Para pejabat yang dilantik diberikan hak dan kewajiban sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati menekankan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik di unit kerja masing-masing.

“Kita ingin birokrasi yang bekerja cepat, responsif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Sorotan pada Dunia Pendidikan
Secara khusus, Bupati memberikan pesan tegas kepada para kepala sekolah yang turut dilantik atau hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia mengingatkan agar pengelolaan keuangan sekolah, terutama dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Menurutnya, sekolah merupakan bagian dari entitas pengelola keuangan daerah, sehingga tidak boleh ada penyimpangan yang berujung pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kepala sekolah harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Pastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar kurikulum, dan kualitas pendidikan meningkat setiap tahun,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor pendidikan.

Bupati berharap setiap kepala sekolah mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, inovatif, dan berorientasi pada mutu.

Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Konawe dalam mendorong reformasi birokrasi dan pembangunan berkelanjutan.

Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerintah daerah juga menaruh perhatian besar pada penataan lingkungan dan kebersihan wilayah.

Bupati berharap seluruh pejabat yang dilantik mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing, menjaga disiplin, serta menjunjung tinggi profesionalisme dan etika pelayanan publik.

“Jabatan ini adalah amanah. Laksanakan dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab demi kemajuan Konawe,” pungkasnya.

Dengan pelantikan ini, diharapkan roda pemerintahan Kabupaten Konawe semakin solid dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan.

Laporan : Arsam

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA