Pasca Penggerebekan Dugaan Sarang Narkoba di Kampung Salo, Polda Sultra Gelar Patroli Gabungan Libatkan 121 Personel

waktu baca 4 menit
Senin, 19 Okt 2026 10:31 0 18 Admin

ARSAMEDIA.COM, KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara bersama Polresta Kendari, unsur TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta instansi terkait menggelar patroli cipta kondisi (Cipkon) gabungan atau Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Kelurahan Kampung Salo, Kota Kendari, Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 17–18 Oktober 2026.

Patroli tersebut merupakan langkah lanjutan pascapenggerebekan lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat pengawasan lingkungan agar aktivitas yang berkaitan dengan narkotika dapat dicegah.

Patroli gabungan yang dimulai sekitar pukul 23.50 WITA itu melibatkan sebanyak 121 personel dari berbagai unsur, di antaranya Polda Sultra, Satuan Brimob, Polresta Kendari, Detasemen Polisi Militer TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut, Kodim, serta Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra.

Keterlibatan personel lintas instansi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kampung Salo, sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi aparat keamanan dan masyarakat dalam menghadapi persoalan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Kegiatan ini dipimpin oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra Kombes Pol. Amri Yudhi Syamsualam Rama Wispha, S.I.K., M.H., Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin, S.H., S.I.K., M.H., serta Kepala BNN Kota Kendari Isamuddin, S.H., M.H., bersama sejumlah pejabat dan personel yang terlibat dalam pelaksanaan patroli.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan menyisir dan melakukan patroli sambang serta dialogis di sekitar Kelurahan Kampung Salo. Petugas berinteraksi langsung dengan warga untuk membangun komunikasi, menyerap informasi terkait kondisi keamanan, serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Pendekatan dialogis tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, warga diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan perhatian terhadap penguatan Sistem Keamanan Lingkungan (Satkamling) sebagai salah satu upaya menjaga keamanan berbasis partisipasi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyerahkan bingkisan kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan Satkamling. Pemberian bingkisan itu menjadi bentuk apresiasi atas keterlibatan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Keberadaan Satkamling dinilai penting untuk meningkatkan kewaspadaan bersama, memperkuat kepedulian sosial, serta mendukung upaya pencegahan berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kampung Salo, Alvian Sanibu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran kepolisian atas perhatian serta langkah pengamanan yang dilakukan di wilayahnya.

Menurut Alvian, kehadiran aparat keamanan memberikan dukungan kepada masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pengamanan dari Kapolda serta Kapolres. Partisipasi ini sangat membantu warga masyarakat agar tidak terjadi lagi hal-hal demikian. Kami sepenuhnya mendukung kolaborasi polisi bersama masyarakat dalam memberantas sarang narkoba, demi mewujudkan Kampung Salo yang bersih dari narkoba, aman, dan kondusif,” ungkap Alvian bersama warga setempat yang didampingi petugas kepolisian di lokasi.

Dukungan dari unsur masyarakat tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Penanganan persoalan narkoba tidak hanya membutuhkan tindakan aparat penegak hukum, tetapi juga partisipasi warga dalam menjaga lingkungan dan memberikan informasi kepada pihak berwenang.

Melalui kerja sama tersebut, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kondisi di sekitarnya serta turut membangun lingkungan yang aman bagi keluarga, anak-anak, dan generasi muda.

Patroli gabungan pascapenggerebekan ini menegaskan bahwa upaya penanganan persoalan narkoba tidak berhenti pada kegiatan penindakan. Pengawasan lanjutan, patroli rutin, pendekatan kepada masyarakat, dan penguatan keamanan lingkungan juga diperlukan untuk mencegah munculnya kembali aktivitas serupa.

Sinergi antara Polda Sultra, Polresta Kendari, BNN, unsur TNI, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Kota Kendari.

Selain itu, keterlibatan masyarakat melalui Satkamling diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Warga juga diimbau untuk tidak melakukan tindakan sendiri terhadap orang yang dicurigai, melainkan menyampaikan informasi kepada aparat agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.

Dengan patroli gabungan yang melibatkan 121 personel tersebut, aparat keamanan bersama masyarakat berupaya menjaga situasi Kelurahan Kampung Salo tetap aman dan kondusif.

Polda Sultra bersama jajaran terkait juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, mengaktifkan kegiatan Satkamling, serta berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Kolaborasi yang berkelanjutan antara aparat dan masyarakat diharapkan dapat mewujudkan Kampung Salo yang aman, tertib, dan terbebas dari ancaman narkotika.

Laporan : Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA