
Arsamedia.com, Konawe –
Upaya memaksimalkan kesiapan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) Tahun Pelajaran 2025/2026 terus digencarkan. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat kerja sekaligus penyegaran pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) yang melibatkan sejumlah kecamatan di Kabupaten Konawe, Kamis (16/4/2026).Kegiatan tersebut menghadirkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, S.Pd., M.Pd.,
Kepala bidang Dikdas Dewi Puspa Arini.S.pd,.M.pd.,
Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan Konawe, Mastian, S.E., serta Koordinator K3S Kabupaten Konawe, Aris, A.Ma., S.Sos., M.Si. Turut hadir pula para pengurus K3S dari Kecamatan Unaaha, Wawotobi, Konawe, Meluhu, dan Anggaberi.Rapat kerja ini menjadi forum strategis dalam menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta merumuskan langkah-langkah konkret guna memastikan pelaksanaan TKA dan USBK berjalan optimal, terarah, dan sesuai dengan standar nasional pendidikan.
Dalam arahannya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, menegaskan bahwa kesiapan pelaksanaan ujian tidak hanya terletak pada aspek teknis, tetapi juga pada kesiapan administratif dan kesiapan mental peserta didik.
Ia menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam memastikan seluruh komponen pendukung telah siap, mulai dari kelengkapan data siswa, kesiapan sarana prasarana, hingga penguatan pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan kompetensi siswa.
“Sinergi antar sekolah melalui K3S harus terus diperkuat. Dengan koordinasi yang baik, kita optimistis pelaksanaan TKA dan USBK dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Selain itu, dalam rapat tersebut juga dibahas secara mendalam terkait syarat dan mekanisme pelaksanaan TKA bagi siswa Sekolah Dasar (SD). Secara administratif, peserta didik diwajibkan terdaftar aktif di sekolah dan melengkapi berbagai dokumen pendukung seperti rapor, kartu keluarga, serta surat izin dari orang tua.
Dari sisi akademik, siswa diharapkan telah memiliki kompetensi dasar, khususnya dalam kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, serta mampu memahami dan menjawab soal-soal berbasis literasi dan numerasi.
Tak kalah penting, kesiapan teknis dalam pelaksanaan ujian juga menjadi perhatian serius. Mulai dari kesiapan perangkat, kelengkapan kartu peserta, hingga kedisiplinan siswa dalam mematuhi tata tertib ujian menjadi faktor penentu kelancaran pelaksanaan.
Sementara itu, pelaksanaan USBK jenjang Sekolah Dasar dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 20 Mei 2026 dengan sistem berbasis komputer. Seluruh peserta diwajibkan hadir tepat waktu, membawa kartu ujian, serta mengikuti seluruh aturan yang telah ditetapkan selama ujian berlangsung.
Materi yang diujikan dalam TKA dan USBK mencakup literasi dan numerasi. Literasi difokuskan pada kemampuan siswa dalam membaca, memahami, serta mengolah informasi dari berbagai jenis teks. Sedangkan numerasi berfokus pada kemampuan berhitung serta penerapan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala bidang Dikdas Dewi Puspa Arini.S.pd,.M.pd., menegaskan bahwa pelaksanaan TKA dan USBK merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Ia juga menambahkan bahwa arah kebijakan pendidikan di Konawe sejalan dengan program nasional, termasuk implementasi Merdeka Belajar yang menekankan pada penguatan kompetensi dan karakter peserta didik.
“Program Konawe Bersahaja memiliki semangat yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat. Kita ingin memastikan bahwa kualitas pendidikan di Konawe terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas,” ungkapnya.
Melalui rapat kerja dan penyegaran pengurus K3S ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Konawe semakin solid dan siap dalam menghadapi pelaksanaan TKA dan USBK. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya sistem evaluasi pendidikan yang berkualitas, transparan, jujur, dan berintegritas.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, K3S, dan seluruh satuan pendidikan, Konawe optimistis dapat menyukseskan pelaksanaan TKA dan USBK Tahun Pelajaran 2025/2026 sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.
(Redaksi)

Tidak ada komentar