Bupati Yusran Akbar Buka Kemah Bakti Wisata Konawe ke-IV, Ribuan Peserta Semarakkan Desa Lalimbue

waktu baca 5 menit
Jumat, 28 Agu 2026 13:42 0 74 Admin

Arsamedia.com Konawe
Suasana Desa Lalimbue, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, tampak semarak dan penuh antusiasme. Ribuan peserta dari berbagai kalangan berkumpul untuk mengikuti pembukaan Kemah Bakti Wisata Konawe ke-IV Tahun 2026, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Desa Lalimbue tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST, melalui upacara pembukaan yang berlangsung khidmat. Bupati Yusran Akbar bertindak langsung sebagai inspektur upacara dalam kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Agustus 2026.

Kemah Bakti Wisata Konawe ke-IV yang dirangkaikan dengan Festival Wisata Bahari Bersahaja merupakan bagian dari kalender kerja Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Konawe. Kegiatan ini juga menjadi salah satu rangkaian dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tidak sekadar menjadi ajang perkemahan dan kegiatan kepramukaan, Kemah Bakti Wisata Konawe mengusung semangat kebersamaan, pengabdian kepada masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan serta pengembangan potensi wisata daerah, khususnya kawasan pesisir Kabupaten Konawe.

Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya, S.Pd., MM, Wakil Ketua DPRD Konawe Nuryadin Tombili, ST, Wakil Bupati Konawe H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si, yang juga merupakan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Konawe, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Dr. Ferdinand, SP., MH, Ketua TP PKK Konawe Hania, S.Pd., M.Pd., GR, anggota DPRD Konawe, kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, pemerintah kecamatan dan desa serta sekitar 5.000 peserta.

Kehadiran ribuan peserta tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang memadukan unsur kepramukaan, sosial, ekonomi, budaya dan pariwisata.

Dalam amanatnya, Bupati Konawe H. Yusran Akbar menyampaikan bahwa Kemah Bakti dan Festival Wisata Bahari Bersahaja merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Konawe untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi warga.

“Ini bagian dari upaya pemerintah daerah mengembangkan ekonomi masyarakat dan pelayanan kepada masyarakat kita, supaya kita sebagai pemerintah lebih dekat lagi dengan warga,” kata Bupati Yusran.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat tersebut bukan hanya menjadi sarana hiburan dan rekreasi, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih luas, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Yang kedua, ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan pesisir,” ujarnya.

Bupati Yusran juga menegaskan bahwa kawasan pesisir Konawe memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan. Salah satunya melalui pengenalan dan promosi sejumlah destinasi wisata serta benteng ekologis yang berada di wilayah Desa Lalimbue, Tombawatu dan Batugong.

Menurutnya, potensi wisata yang dimiliki daerah harus dikelola bersama dengan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan keberlanjutan alam.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta dan masyarakat akan mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh panitia. Mulai dari kegiatan sosial, pelayanan masyarakat, edukasi, olahraga, seni budaya hingga hiburan rakyat akan mewarnai pelaksanaan Kemah Bakti Wisata Konawe ke-IV Tahun 2026.

Kegiatan sosial yang dilaksanakan diharapkan dapat menumbuhkan semangat pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan pesisir.

Sejumlah kegiatan yang disiapkan di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, edukasi dan kesiapsiagaan bencana, bazar UMKM serta pasar murah.

Selain memberikan pelayanan dan hiburan kepada masyarakat, bazar UMKM juga diharapkan dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan produk-produknya. Sementara pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Pasar murah akan terus dilaksanakan,” tegas Bupati.

Berbagai kegiatan olahraga, seni dan permainan tradisional turut menjadi bagian dari kemeriahan Kemah Bakti Wisata Konawe ke-IV.

Peserta dan masyarakat akan disuguhkan dengan berbagai perlombaan dan kegiatan menarik seperti voli pantai, tarik tambang, festival layang-layang, lomba tangkap itik, penarikan jala ikan massal serta festival bakar ikan.

Kegiatan tersebut mencerminkan kehidupan masyarakat pesisir sekaligus menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal dan potensi wisata bahari Kabupaten Konawe kepada masyarakat yang lebih luas.

Tidak hanya itu, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan acara ramah tamah dan Lulo bersama, sebagai simbol persaudaraan, kebersamaan serta pelestarian budaya masyarakat Tolaki.

Bupati Yusran Akbar menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Konawe, pemerintah kecamatan dan desa, para peserta serta seluruh pihak yang telah bekerja sama dan memberikan dukungan demi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap kebersamaan yang terbangun selama kegiatan dapat terus dijaga dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Lalimbue dan Kabupaten Konawe secara keseluruhan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Konawe juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Ia meminta setiap peserta untuk menjaga keselamatan pribadi maupun kelompok, menghormati adat istiadat dan norma-norma sosial masyarakat setempat serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama pelaksanaan perkemahan.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta Kemah Bakti untuk senantiasa memperhatikan keselamatan pribadi dan kelompok, menghormati adat istiadat, norma-norma sosial masyarakat setempat, serta mematuhi aturan keamanan perkemahan,” pesannya.

Di hadapan sekitar 5.000 peserta, Yusran juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Kemah Bakti Wisata Konawe sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan mempererat tali silaturahmi.

Dengan bahasa yang akrab dan penuh kekeluargaan, Bupati Konawe mengingatkan seluruh peserta agar kegiatan tersebut tidak menjadi ruang munculnya perselisihan.

“Saya harap juga Bapak, Ibu, setelah berkemah jangan baku bombe. Jangan dari sini lagi ada yang bertengkar. Ini tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi kita dan semakin erat lagi,” pungkasnya yang disambut antusias oleh para peserta.

Kemah Bakti Wisata Konawe ke-IV Tahun 2026 di Desa Lalimbue diharapkan menjadi lebih dari sekadar kegiatan tahunan. Melalui perpaduan kegiatan kepramukaan, pelayanan sosial, pemberdayaan UMKM, edukasi kebencanaan dan promosi wisata bahari, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi besar Kabupaten Konawe.

Semangat gotong royong, persaudaraan dan kepedulian terhadap lingkungan yang menjadi nilai utama dalam kegiatan tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi kekuatan bersama dalam membangun Kabupaten Konawe yang semakin maju, sejahtera dan berdaya saing.

Laporan : Arsamedia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA