Isman Semara Usung Visi Desa Wisata Tamborasi, Dorong Ekonomi Masyarakat dan Kelestarian Alam

waktu baca 3 menit
Selasa, 1 Sep 2026 14:07 0 23 Admin

Arsamedia.com, Kolaka –
Calon Kepala Desa Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka, Isman Semara, S.H., membawa visi pembangunan desa yang menempatkan potensi alam, kelautan, perikanan, pariwisata serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian penting dalam arah pembangunan Desa Tamborasi ke depan.

Dalam gagasan visi dan misinya, Isman menekankan pentingnya membangun pemerintahan desa yang transparan, terbuka dan melibatkan masyarakat. Menurutnya, masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi harus menjadi bagian utama dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan program desa.

1. Tata Kelola Pemerintahan Desa yang Transparan
Isman Semara berkomitmen mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, responsif dan partisipatif.

Masyarakat akan diberikan ruang yang lebih luas untuk menyampaikan aspirasi serta terlibat dalam proses perencanaan pembangunan desa. Dengan demikian, setiap program yang dilaksanakan diharapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

2. Perikanan Berkelanjutan untuk Meningkatkan Ekonomi
Sebagai desa yang memiliki potensi pesisir dan kelautan, sektor perikanan menjadi salah satu perhatian utama.

Isman ingin mendorong peningkatan produktivitas masyarakat melalui pengembangan perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut hingga pemasaran produk perikanan.

Namun, pemanfaatan sumber daya laut harus tetap memperhatikan kelestarian ekosistem. Pengelolaan yang bijaksana dinilai penting agar sumber daya laut tetap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

3. Alam Tamborasi Harus Menjadi Warisan Generasi
Isman juga menempatkan kelestarian lingkungan sebagai salah satu program prioritas.

Menurutnya, sungai, pantai, laut, hutan dan lingkungan Desa Tamborasi merupakan aset yang harus dijaga bersama.

Gerakan masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan wisata, pengelolaan sampah, penghijauan serta perlindungan ekosistem pesisir akan terus didorong.

“Alam Tamborasi bukan hanya pemandangan untuk hari ini, tetapi warisan untuk anak cucu di masa depan,” menjadi salah satu semangat yang diusung dalam gagasan pembangunan tersebut.

4. Tamborasi sebagai Desa Wisata Unggulan
Potensi Sungai Tamborasi, pantai, pesisir dan laut menjadi kekuatan besar yang ingin dikembangkan secara terpadu.

Isman menggagas Tamborasi sebagai desa wisata yang menarik, aman, bersih dan berkelanjutan, dengan tetap mempertahankan karakter alam dan budaya masyarakat setempat.

Pengembangan pariwisata tidak semata-mata diarahkan untuk mendatangkan wisatawan. Yang lebih penting, menurut gagasan tersebut, adalah bagaimana kehadiran wisata mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Peluang tersebut dapat dikembangkan melalui homestay, kuliner lokal, jasa transportasi wisata, pemandu wisata, kerajinan, suvenir serta berbagai usaha ekonomi kreatif.

5. Masyarakat Menjadi Tuan Rumah di Tanah Sendiri
Isman juga mendorong terbentuknya masyarakat wisata yang ramah, kreatif dan profesional.

Untuk mewujudkan hal tersebut, masyarakat dapat diberikan pelatihan mengenai pelayanan wisata, pengelolaan homestay, kuliner, pemandu wisata, keselamatan wisatawan, pemasaran digital hingga pengelolaan usaha.

Konsep ini diarahkan agar masyarakat Desa Tamborasi tidak hanya menjadi penonton ketika pariwisata berkembang, tetapi ikut mengambil manfaat dan menjadi pelaku utama.

“Masyarakat Tamborasi harus menjadi tuan rumah di tanah sendiri, bukan sekadar penonton dari berkembangnya pariwisata,” demikian semangat yang menjadi bagian dari visi tersebut.

Nuansa Wisata Tamborasi
Dengan perpaduan sungai, pantai, pesisir, laut dan kekayaan alam lainnya, Tamborasi memiliki karakter wisata yang kuat. Karena itu, pengembangan desa wisata diharapkan tidak menghilangkan identitas lokal, tetapi justru menjadikan alam dan budaya Tamborasi sebagai daya tarik utama.

Gagasan Isman Semara tersebut menempatkan pariwisata sebagai pintu masuk untuk menggerakkan sektor lainnya, mulai dari perikanan, UMKM, ekonomi kreatif hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Dengan konsep “alam lestari, wisata berkembang, masyarakat sejahtera”, pembangunan Tamborasi diarahkan agar kemajuan ekonomi berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan dan penguatan partisipasi masyarakat.

Laporan : Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA