Dukung Ketahanan Pangan dan MBG Sesuai Asta Cita Presiden, BUMDes Nunulai Kembangkan 800 Ayam Petelur di Desa Tobimeita

waktu baca 2 menit
Senin, 19 Jan 2026 02:34 0 86 Admin

Arsamedia.com Konawe –

Pemerintah Desa Tobimeita, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, terus berkomitmen mendukung program nasional ketahanan pangan dan Makan Bergizi (MBG) sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nunulai.

Pada tahun 2025, BUMDes Nunulai melaksanakan program ketahanan pangan berbasis peternakan ayam petelur dengan jumlah sebanyak 800 ekor ayam. Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menjamin ketersediaan pangan bergizi, khususnya telur ayam, yang memiliki nilai gizi tinggi dan berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.

Kepala Desa Tobimeita, Jusram, S.Pd, menyampaikan bahwa pemerintah desa telah menyiapkan seluruh fasilitas pendukung guna memastikan keberhasilan program tersebut. Pemerintah desa menyediakan lahan khusus serta membangun kandang ayam berukuran 4 x 24 meter dengan desain tiga tingkat, yang dinilai efektif untuk meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi pengelolaan.

“Program ayam petelur ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan BUMDes, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi desa dalam mendukung ketahanan pangan dan program Makan Bergizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga,” ujar Jusram.

Ia menegaskan bahwa pengembangan usaha ayam petelur ini sejalan dengan Asta Cita Presiden, yang menekankan pentingnya penguatan ekonomi rakyat, kemandirian pangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik.

Telur ayam hasil produksi BUMDes Nunulai diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pangan lokal yang mendukung pelaksanaan Program MBG, baik untuk kebutuhan masyarakat desa maupun potensi kerja sama dengan pihak terkait di tingkat kecamatan dan kabupaten.

Lebih lanjut, Jusram menjelaskan bahwa pemerintah desa telah menyusun rencana pengembangan lanjutan pada tahun 2026, dengan fokus pada penambahan dukungan pakan ayam. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas produksi telur, meningkatkan kualitas hasil ternak, serta memastikan keberlanjutan usaha BUMDes.

“Di tahun 2026, penguatan difokuskan pada penyediaan pakan, agar produktivitas ayam tetap optimal dan hasilnya bisa berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui pengelolaan BUMDes yang profesional dan berorientasi jangka panjang, Pemerintah Desa Tobimeita berharap program ketahanan pangan ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi contoh implementasi kebijakan nasional di tingkat desa.

Dengan sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat, Desa Tobimeita optimistis dapat berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta menyukseskan program Makan Bergizi sebagai bagian dari visi besar pembangunan Indonesia menuju masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Laporan : Arsam

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA