PW Al-Washliyah Sultra Mantapkan Peletakan Batu Pertama Al-Washliyah Centre dan Masjid

waktu baca 3 menit
Selasa, 1 Sep 2026 05:10 0 28 Admin

Arsamedia.com, Sulawesi tenggara– Pengurus Wilayah Al-Washliyah Sulawesi Tenggara (PW AW Sultra) bersama panitia pembangunan memastikan tanggal 20 September 2026 tetap menjadi momentum penting dalam mewujudkan cita-cita pembangunan sarana fisik organisasi, yakni peletakan batu pertama pembangunan Al-Washliyah Centre dan Masjid Al-Washliyah Sultra.

Pembangunan gedung tersebut direncanakan memiliki dua lantai dengan ukuran 20 x 20 meter. Lantai pertama akan difungsikan sebagai Al-Washliyah Centre Islamic, yang diharapkan menjadi pusat berbagai aktivitas dan pengembangan program organisasi. Sementara lantai kedua akan diperuntukkan sebagai Masjid Al-Washliyah Sultra.

Rencana pembangunan ini menjadi bagian dari komitmen PW Al-Washliyah Sultra dalam memperkuat keberadaan organisasi sekaligus menyediakan fasilitas yang dapat menunjang berbagai aktivitas keumatan dan program kerja Al-Washliyah di Sulawesi Tenggara.

Gagasan pembangunan tersebut juga telah diketahui dan mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan Pengurus Besar Al-Washliyah (PB AW), termasuk Ketua Umum PB Al-Washliyah Dr. KH. Mashyuril Khamis, SH., MM., bersama Wakil Ketua Umum PB Al-Washliyah Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tanjung, ST., MT.

Menurut jajaran pimpinan Al-Washliyah, terobosan pembangunan sarana fisik yang dilakukan PW Al-Washliyah Sultra merupakan langkah positif dalam mendukung pengembangan organisasi, khususnya untuk menjalankan lima program andalan Al-Washliyah.

Kelima program tersebut meliputi pendidikan, dakwah, sosial, ekonomi, dan pengkaderan.

Pembangunan Al-Washliyah Centre dan Masjid Al-Washliyah Sultra diharapkan tidak hanya menjadi pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, fasilitas tersebut nantinya diharapkan menjadi pusat aktivitas kader, pengembangan program, pembinaan umat, serta tempat untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan warga Al-Washliyah.

Semangat pembangunan ini juga menjadi dorongan kepada seluruh kader agar organisasi tidak hanya berhenti pada kegiatan administratif seperti membuat surat keputusan (SK) atau membentuk kepengurusan, kemudian tidak menjalankan aktivitas organisasi secara berkelanjutan.

Kader Al-Washliyah diharapkan mampu menghidupkan dan mengembangkan lima program utama organisasi secara nyata di tengah masyarakat.

Tahun 2026 menjadi awal peletakan batu pertama pembangunan fasilitas tersebut. Momentum ini diharapkan menjadi tonggak bagi berkembangnya berbagai kegiatan Al-Washliyah di Sulawesi Tenggara.

Meski dalam perjalanan mewujudkan cita-cita tersebut kemungkinan terdapat pihak yang pesimis, semangat pembangunan diharapkan tidak menyurutkan langkah para pengurus dan kader.

Bagi keluarga besar Al-Washliyah, cita-cita merupakan bagian dari doa sekaligus sumber inspirasi untuk terus bergerak dan membangun lembaga.

Karena itu, diperlukan kader-kader yang visioner, memiliki misi keislaman, serta tidak mudah menyerah dalam mewujudkan cita-cita organisasi.

Peletakan batu pertama pada 20 September 2026 nantinya diharapkan menjadi awal dari sebuah perjalanan panjang untuk menghadirkan pusat kegiatan Al-Washliyah yang dapat memberikan manfaat bagi kader, umat, dan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Semangat tersebut menjadi ajakan bagi seluruh keluarga besar Al-Washliyah untuk bersama-sama mengambil bagian dalam proses pembangunan.

“Mari bersama membangun Al-Washliyah. Membangun Al-Washliyah adalah turut serta membangun Islam.”

Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan komitmen menjalankan lima program utama organisasi, pembangunan Al-Washliyah Centre dan Masjid Al-Washliyah Sultra diharapkan dapat menjadi simbol kebangkitan sekaligus pusat pengembangan aktivitas Al-Washliyah di Bumi Anoa.

Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA