
Arsamedia.com Kolaka –
Organisasi masyarakat (Ormas) Tamalaki Sangia Nilulo (TSN) menggelar aksi unjuk rasa di depan kawasan operasional PT Ceria di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Sabtu (27/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait sejumlah persoalan yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian dari pihak perusahaan.
Puluhan massa aksi menyuarakan tuntutan agar PT Ceria segera menyelesaikan kewajibannya terhadap masyarakat, khususnya terkait pembayaran lahan yang diklaim belum dituntaskan. Selain itu, massa juga mendesak perusahaan agar lebih mengutamakan masyarakat lokal atau pribumi dalam proses penerimaan tenaga kerja.
Dalam orasinya, Isman Semara, SH, yang bertindak sebagai juru bicara aksi, menegaskan bahwa keberadaan perusahaan tambang di suatu daerah seharusnya mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Menurutnya, masih adanya persoalan pembayaran lahan menunjukkan perlunya itikad baik dari perusahaan untuk menyelesaikan hak-hak masyarakat.
“Kami datang membawa aspirasi masyarakat. Masih ada lahan yang menurut masyarakat belum diselesaikan pembayarannya. Kami meminta PT Ceria segera menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak terus menjadi polemik,” ujar Isman di hadapan peserta aksi.
Selain persoalan lahan, Isman juga menyoroti kebijakan rekrutmen tenaga kerja di PT Ceria. Ia menilai kesempatan bekerja bagi masyarakat lokal masih sangat terbatas, sehingga banyak warga yang merasa belum merasakan manfaat dari aktivitas perusahaan di daerah mereka.
Menurutnya, masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan seharusnya menjadi prioritas dalam penerimaan tenaga kerja, selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan perusahaan.
“Kami berharap perusahaan memberikan perhatian lebih kepada putra-putri daerah. Jangan sampai masyarakat yang hidup berdampingan dengan aktivitas pertambangan justru tidak memperoleh kesempatan bekerja,” tegasnya.
TSN juga meminta manajemen PT Ceria membuka ruang komunikasi dan dialog dengan masyarakat untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang muncul.
Organisasi tersebut berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan melalui musyawarah yang mengedepankan kepentingan masyarakat dan keberlangsungan investasi.
Selama aksi berlangsung, aparat keamanan dari kepolisian melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna memastikan penyampaian aspirasi berjalan tertib, aman, dan kondusif.
Massa aksi menyampaikan orasi secara bergantian serta membawa berbagai spanduk yang berisi tuntutan kepada perusahaan.
TSN menegaskan akan terus mengawal aspirasi masyarakat hingga ada kepastian penyelesaian terhadap tuntutan yang mereka sampaikan. Mereka berharap PT Ceria segera memberikan tanggapan dan langkah konkret sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Ceria belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan oleh Ormas Tamalaki Sangia Nilulo (TSN).
Arsamedia.com masih berupaya menghubungi pihak perusahaan untuk memperoleh konfirmasi dan akan memuat hak jawab sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Arsamedia

Tidak ada komentar