Hujan Deras Rendam SD Negeri 1 dan 2 Benua Konawe, Sekolah Terpaksa Diliburkan

waktu baca 2 menit
Jumat, 8 Mei 2026 00:13 0 59 Admin

Arsamedia.com Konawe —

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Konawe dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah lokasi, termasuk merendam SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Benua yang berada di Desa Benua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Jumat (8/5/2026).

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut siang dan malam tanpa henti menyebabkan debit air terus meningkat hingga masuk ke lingkungan sekolah dan menggenangi ruang-ruang kelas. Kondisi itu membuat aktivitas belajar mengajar menjadi terganggu dan memprihatinkan.

Pantauan di lokasi menunjukkan air menggenangi halaman sekolah hingga masuk ke dalam beberapa ruangan kelas.

Sejumlah meja, kursi, dan perlengkapan belajar terlihat terendam air bercampur lumpur. Bahkan, akses menuju sekolah juga dipenuhi genangan sehingga menyulitkan siswa dan guru untuk beraktivitas.

Meski dalam kondisi banjir, beberapa siswa bersama guru sempat tetap masuk sekolah demi menjalankan proses belajar mengajar. Namun situasi yang semakin memburuk membuat pihak sekolah akhirnya mengambil keputusan meliburkan sementara kegiatan belajar demi keselamatan seluruh siswa dan tenaga pendidik.

Warga sekitar mengatakan banjir mulai terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari berturut-turut. Saluran drainase yang tidak mampu menampung volume air diduga menjadi salah satu penyebab utama meluapnya air hingga merendam area sekolah.

“Air mulai naik sejak malam hari dan pagi tadi sudah masuk ke dalam kelas. Anak-anak kasihan kalau dipaksakan belajar dalam kondisi seperti ini,” ujar salah seorang warga Desa Benua.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan penanganan cepat agar aktivitas belajar mengajar bisa kembali normal.

Mereka meminta adanya perbaikan drainase, normalisasi saluran air, hingga perhatian terhadap kondisi bangunan sekolah yang rawan terdampak banjir setiap musim hujan tiba.

Selain menghambat pendidikan, banjir juga dikhawatirkan dapat merusak fasilitas sekolah dan dokumen penting milik siswa maupun pihak sekolah apabila genangan terus bertahan dalam waktu lama.

Kondisi tersebut menjadi perhatian warga karena dunia pendidikan seharusnya mendapat perlindungan maksimal dari dampak bencana, terutama bagi sekolah yang berada di wilayah rawan banjir.

Warga berharap pemerintah Kabupaten Konawe melalui instansi terkait segera melakukan langkah konkret agar kejadian serupa tidak terus berulang dan para siswa dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.

Laporan : Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA