
Arsamedia.com Konawe Selatan –
Tokoh masyarakat Desa Lakomea, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Murlan, menyatakan kesiapan dirinya untuk ikut dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang.
Dengan mengusung semangat perubahan, kebersamaan, dan pembangunan berkelanjutan, Murlan membawa visi besar untuk menjadikan Desa Lakomea lebih maju, mandiri, dan sejahtera melalui tata kelola pemerintahan yang bersih serta pembangunan yang merata.
Dalam penyampaian draft visi dan misinya, Murlan menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur semata, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, ekonomi masyarakat, serta penguatan nilai gotong royong dan religius di tengah kehidupan warga.
Adapun visi yang diusung yakni:
“Mewujudkan Desa Lakomea yang Mandiri, Sejahtera, Berkualitas, dan Berkelanjutan Berlandaskan Semangat Gotong Royong dan Nilai-Nilai Religius.”
Visi tersebut menggambarkan harapan agar Desa Lakomea mampu mengoptimalkan seluruh potensi lokal yang dimiliki sehingga masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan luar.
Selain itu, kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik yang berkualitas, serta kelestarian lingkungan menjadi fokus utama dalam arah pembangunan desa ke depan.
Untuk merealisasikan visi tersebut, Murlan menyiapkan lima misi utama sebagai landasan program kerja apabila dipercaya masyarakat memimpin Desa Lakomea.
Misi pertama adalah reformasi tata kelola pemerintahan desa. Ia berkomitmen menghadirkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, pelayanan administrasi desa akan diarahkan menuju sistem digital guna mempermudah akses layanan bagi warga.
Misi kedua berfokus pada peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal.
Menurutnya, keberadaan BUMDes harus dimaksimalkan sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat, terutama pada sektor pertanian, perkebunan, dan usaha lokal lainnya yang menjadi potensi unggulan Desa Lakomea. Ia juga berencana membuka ruang pelatihan keterampilan bagi pemuda dan pelaku UMKM guna menciptakan lapangan kerja baru.
Pada sektor sosial, pendidikan, dan kesehatan, Murlan menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas penting. Dukungan terhadap pendidikan formal, kegiatan keagamaan, pembinaan kepemudaan, pelayanan Posyandu, penanganan stunting, hingga perbaikan sanitasi menjadi bagian dari program yang akan dijalankan.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur desa juga menjadi perhatian utama. Ia menegaskan pembangunan harus dilakukan secara adil dan merata di seluruh dusun tanpa tebang pilih. Infrastruktur dasar seperti jalan desa, jalan usaha tani, penerangan, sarana ibadah, dan penyediaan air bersih akan menjadi fokus pembangunan.
Tak hanya itu, Murlan juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Ia ingin menghidupkan kembali budaya gotong royong serta musyawarah dalam menyelesaikan persoalan desa. Program penghijauan dan pengelolaan sampah juga direncanakan sebagai langkah menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.
Murlan berharap kehadirannya dalam kontestasi Pilkades 2026 dapat membawa semangat baru bagi masyarakat Desa Lakomea menuju desa yang lebih maju, harmonis, dan berdaya saing.
“Pembangunan desa tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kebersamaan, persatuan, dan dukungan seluruh masyarakat agar Desa Lakomea benar-benar menjadi desa yang mandiri dan sejahtera,” ujarnya.
Arsamedia.

Tidak ada komentar