Penguatan Struktur dan CSR, Wisata Desa Tamborasi Kolaka Kian Profesional dan Berkelanjutan

waktu baca 3 menit
Sabtu, 28 Feb 2026 14:02 0 152 Admin

Arsamedia.com Kolaka –
Upaya pembenahan tata kelola destinasi wisata terus dilakukan di Desa Tamborasi, Kecamatan Iwomendaa, Kabupaten Kolaka.

Penataan struktur kepengurusan serta penguatan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) menjadi fokus utama dalam rangka memastikan keberlanjutan pengelolaan wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat.

 

Langkah strategis tersebut dikoordinir oleh Isman Semara, yang berperan aktif sebagai motor penggerak pembenahan manajemen wisata. Ia menegaskan bahwa pembentukan struktur organisasi yang jelas dan profesional merupakan fondasi utama dalam menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Menurut Isman Semara, wisata Desa Tamborasi yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan dunia memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan sistem pengelolaan yang baik agar mampu memberikan dampak jangka panjang.

“Wisata ini adalah kebanggaan daerah sekaligus sumber penghidupan masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara bertanggung jawab dan profesional,” ujarnya.

Penataan struktur kepengurusan dilakukan dengan membagi tugas dan fungsi secara terukur, mulai dari bidang operasional, promosi, pengembangan sumber daya manusia, hingga pengelolaan keuangan.

Dengan pembagian peran yang jelas, setiap unsur diharapkan mampu bekerja lebih efektif dan saling bersinergi dalam mengembangkan destinasi wisata.

Selain pembenahan organisasi, penguatan program CSR juga menjadi perhatian penting. Program ini diarahkan untuk mendukung pembangunan dan pemeliharaan fasilitas wisata, peningkatan kualitas infrastruktur pendukung, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan wisata. Masyarakat lokal didorong untuk terlibat aktif dalam rantai ekonomi pariwisata, seperti penyediaan kuliner, suvenir, jasa pemandu wisata, hingga pengelolaan homestay.

Tidak hanya itu, pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi bagian dari agenda prioritas.

Pengelola bersama mitra CSR berupaya menghadirkan pelatihan pelayanan wisata, manajemen usaha, hingga promosi digital agar masyarakat mampu bersaing dan memanfaatkan peluang di era pariwisata modern.

Kecamatan Iwomendaa sendiri memiliki potensi alam yang unik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Keberadaan wisata Desa Tamborasi tidak hanya memperkenalkan keindahan alam daerah, tetapi juga membuka peluang kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Dengan adanya penguatan struktur organisasi dan dukungan CSR yang berkelanjutan, pengelolaan wisata Desa Tamborasi diharapkan semakin profesional dan mampu menjadi model pengembangan wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Kolaka.

Komitmen bersama antara pengelola, pemerintah desa, mitra CSR, dan masyarakat menjadi kunci utama agar destinasi ini terus tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat ekonomi yang merata. Ke depan, wisata Desa Tamborasi diharapkan tidak hanya dikenal karena keindahannya, tetapi juga karena tata kelolanya yang baik serta kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Laporan : Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA