Pengawas SPBU Pondidaha Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diimbau Beli di SPBU Resmi

waktu baca 2 menit
Kamis, 6 Agu 2026 02:37 0 15 Admin

Arsamedia.com, Konawe
Menyikapi maraknya keluhan masyarakat terkait tingginya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tingkat pengecer, Pengawas SPBU Pondidaha, Aidil, memastikan bahwa stok BBM di SPBU Pondidaha dalam kondisi aman dan penjualan tetap mengacu pada harga resmi yang telah ditetapkan oleh PT Pertamina.

Aidil menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM yang terjadi di tingkat pengecer bukan merupakan kewenangan pihak SPBU. Menurutnya, SPBU hanya melayani penjualan BBM sesuai harga resmi yang berlaku, sehingga harga yang diterapkan oleh pengecer sepenuhnya berada di luar tanggung jawab SPBU.

“Kami memahami adanya keluhan masyarakat mengenai harga BBM di tingkat pengecer. Namun, SPBU Pondidaha hanya menjual BBM sesuai harga resmi dari Pertamina dan pemerintah,” ujarnya.

Terkait adanya tim investigasi yang mengambil sampel BBM di dua titik pengecer, Aidil menyatakan bahwa pihak SPBU mengetahui kegiatan tersebut dan siap mendukung setiap langkah pengawasan yang dilakukan oleh instansi berwenang. Menurutnya, pengawasan sangat penting untuk memastikan kualitas BBM dan kelancaran distribusi kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada indikasi kelangkaan BBM di SPBU Pondidaha. Meskipun antrean kendaraan kerap terjadi, kondisi tersebut disebabkan tingginya jumlah masyarakat yang melakukan pengisian BBM, terutama pada jam-jam tertentu, bukan karena stok yang menipis.

“Stok BBM kami masih aman dan distribusi dari Pertamina berjalan lancar sesuai jadwal. Pelayanan kepada masyarakat tetap kami lakukan secara maksimal,” jelas Aidil.

Dalam upaya mencegah penyalahgunaan distribusi BBM, SPBU Pondidaha terus melakukan pengawasan terhadap pembelian BBM sesuai ketentuan yang berlaku. Jika ditemukan adanya transaksi yang mencurigakan atau diduga untuk diperjualbelikan kembali secara tidak sesuai aturan, pihak SPBU akan berkoordinasi dengan Pertamina maupun aparat penegak hukum.

Aidil juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM langsung di SPBU resmi untuk mendapatkan harga sesuai ketentuan dan kualitas yang terjamin. Ia berharap masyarakat tidak tergiur membeli BBM dari pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi karena dapat merugikan konsumen.

“Apabila ditemukan adanya penyalahgunaan distribusi BBM oleh oknum tertentu, kami akan segera melaporkannya kepada Pertamina dan aparat terkait agar dapat ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Dengan adanya pengawasan yang terus dilakukan oleh SPBU, Pertamina, serta aparat penegak hukum, diharapkan distribusi BBM di wilayah Kecamatan Pondidaha dan sekitarnya tetap berjalan lancar, tepat sasaran, serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa menimbulkan kelangkaan maupun lonjakan harga di tingkat

Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA