
Arsamedia.com, Konawe –
Semangat gotong royong dan kecintaan terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Linonggasai, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe. Desa yang selama ini dikenal sebagai Kampung Bhineka Tunggal Ika itu terus berbenah dengan melakukan penataan kawasan melalui penanaman pohon bunga di sepanjang jalan desa sepanjang kurang lebih 2 kilometer.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (3/8/2026). tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Linonggasai, L. Tuduan, bersama seluruh aparat desa serta masyarakat. Sejak pagi hari, warga terlihat antusias membawa berbagai jenis tanaman hias untuk ditanam di sepanjang sisi jalan utama desa.
Program ini bukan sekadar mempercantik lingkungan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam membangun desa yang bersih, hijau, sehat, dan nyaman. Semangat gotong royong yang menjadi budaya masyarakat Linonggasai menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan desa yang lebih maju.
Kepala Desa Linonggasai, L. Tuduan, mengatakan bahwa penataan lingkungan merupakan salah satu program prioritas pemerintah desa yang dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Hari ini kami bersama aparat desa dan masyarakat melaksanakan kerja bakti menata kampung dengan menanam pohon bunga di sepanjang jalan desa. Kami ingin menciptakan lingkungan yang indah, asri, dan nyaman sehingga masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan desa,” ujarnya.
Menurutnya, Desa Linonggasai memiliki potensi wisata yang layak dikembangkan. Salah satunya adalah wisata pemancingan di sepanjang bantaran Sungai Konaweeha yang selama ini mulai dikenal oleh masyarakat dari berbagai daerah.
Karena itu, pemerintah desa terus melakukan berbagai pembenahan agar kawasan wisata tersebut semakin menarik untuk dikunjungi. Penataan jalan masuk menuju lokasi wisata menjadi salah satu langkah strategis untuk memberikan kenyamanan kepada para pengunjung.
Selain mempercantik desa, penanaman pohon bunga juga diharapkan mampu menciptakan udara yang lebih sejuk, mengurangi debu di sepanjang jalan, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup bagi masyarakat.
L. Tuduan menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada keindahan lingkungan dan penguatan karakter masyarakat melalui budaya gotong royong.
“Kami ingin Desa Linonggasai menjadi contoh desa yang bersih, hijau, tertata, dan mampu menjaga nilai-nilai persatuan sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Dengan kebersamaan, semua program pembangunan akan lebih mudah diwujudkan,” katanya.
Masyarakat pun menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap program penghijauan ini terus berlanjut hingga seluruh kawasan desa dipenuhi tanaman bunga yang indah sehingga memberikan kesan nyaman bagi setiap orang yang melintas.
Ke depan, Pemerintah Desa Linonggasai berkomitmen terus mengembangkan potensi desa, baik di sektor lingkungan, pariwisata, maupun pemberdayaan masyarakat. Dengan dukungan seluruh warga, Linonggasai optimistis mampu menjadi salah satu desa percontohan di Kabupaten Konawe yang menggabungkan keindahan alam, semangat gotong royong, dan keberagaman dalam satu harmoni.
Melalui langkah sederhana berupa penanaman pohon bunga, Desa Linonggasai membuktikan bahwa pembangunan tidak selalu dimulai dari proyek besar, tetapi dapat diawali dari kepedulian terhadap lingkungan yang kemudian menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang.
Laporan : Arsamedia

Tidak ada komentar