Disdikbud Konawe Gelar Job Training Penyegaran Penginputan Rekapitulasi ATISISBADA, Perkuat Tata Kelola Aset Sekolah Berbasis Dana BOSP

waktu baca 3 menit
Selasa, 28 Jul 2026 07:18 0 32 Admin

Arsamedia.com, KONAWE
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Konawe menggelar Job Training Penyegaran Penginputan Rekapitulasi ATISISBADA sebagai upaya memperkuat tata kelola administrasi aset di lingkungan satuan pendidikan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pencatatan aset sekolah agar lebih tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan pengelolaan barang milik daerah.

Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Konawe tersebut secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengelolaan aset merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung tata kelola pendidikan yang baik. Oleh karena itu, seluruh satuan pendidikan diharapkan mampu melakukan pencatatan dan pelaporan aset secara benar melalui aplikasi ATISISBADA.

Menurut Ahmad Djauhari, aplikasi ATISISBADA tidak hanya berfungsi sebagai media pendokumentasian aset sekolah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran, khususnya yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

“Melalui kegiatan penyegaran ini, kami berharap seluruh kepala sekolah dan operator sekolah semakin memahami tata cara penginputan data aset secara benar sehingga tidak terjadi kekeliruan dalam proses pelaporan maupun pertanggungjawaban administrasi,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Konawe, yakni Kepala BPKAD Laode Muh. Adnan bersama Kepala Bidang Aset Taukid. Keduanya memberikan materi teknis mengenai mekanisme penginputan rekapitulasi aset melalui aplikasi ATISISBADA, mulai dari proses pencatatan, pengelompokan aset, hingga penyusunan laporan sesuai standar pengelolaan barang milik daerah.

Materi yang disampaikan berfokus pada pengelolaan administrasi aset hasil belanja modal dan penyediaan barang selama Semester I Tahun Anggaran 2026, yakni periode Januari hingga Juni. Seluruh data yang diinput merupakan hasil pengadaan yang dibiayai melalui Dana BOS pada masing-masing satuan pendidikan.

Selain penyampaian materi, peserta juga memperoleh pendampingan langsung dalam proses penginputan data ke dalam aplikasi. Pendampingan ini bertujuan agar setiap peserta memahami tahapan teknis secara menyeluruh sekaligus meminimalkan kesalahan dalam penyusunan laporan aset sekolah.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama empat hari dan dibagi ke dalam beberapa sesi. Pembagian sesi dilakukan agar seluruh peserta mendapatkan pendampingan secara maksimal sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

Peserta kegiatan terdiri atas kepala sekolah dan operator sekolah (OPS) dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Konawe. Kehadiran keduanya dinilai sangat penting karena memiliki peran strategis dalam pengelolaan administrasi serta pelaporan aset di lingkungan sekolah.

Menariknya, pelaksanaan job training ini merupakan inisiatif dan bentuk kreativitas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, karena dilaksanakan di luar alokasi anggaran DPA yang telah ditetapkan. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen untuk mempercepat proses penginputan aset daerah ke dalam sistem aplikasi ATISISBADA sehingga target penataan administrasi aset dapat segera tercapai tanpa harus menunggu pelaksanaan program pada tahun anggaran berikutnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berharap seluruh satuan pendidikan mampu meningkatkan kualitas administrasi aset, memperkuat akuntabilitas pengelolaan Dana BOS, serta mewujudkan sistem pelaporan yang lebih tertib, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan BPKAD Kabupaten Konawe dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya di bidang pengelolaan aset pendidikan, sehingga seluruh barang milik sekolah dapat tercatat secara optimal dan memberikan manfaat bagi peningkatan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Konawe.

Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA