Ketua GPA Sultra: Waspadai Tunggangan Asing di Balik Demo Bubarkan DPR

waktu baca 2 menit
Jumat, 29 Agu 2025 05:08 0 160 Admin

Arsamedia.com: KENDARI – Ketua gerakan pemuda Al Washliyah Sultra (GPA SULTRA) Muh Iksan saranani, menilai aksi demonstrasi dengan tuntutan pembubaran dewan perwakilan rakyat (DPR RI) tidak murni berasal dari aspirasi rakyat, ia menduga, gerakan tersebut ditunggangi kepentingan kapitalis asing yang tidak menginginkan Indonesia menjadi negara maju dan negara yang kuat.

Muh Iksan saranani, mengatakan, negara kita kaya akan sumber daya alam (SDA)dan sumber daya manusia (SDM), pihak asing yang merasa terganggu kepentingan ujar Muh Iksan saranani kepada wartawan Sultra kemarin.

Menurutnya, Indonesia di bawah kepemimpinan presiden Prabowo Subianto tengah berupaya membangun kemandirian melalui empat program utama: kedaulatan pangan, kedaulatan energi, hilirisasi industri dan masterplan besar generasi (MBG).”cita-cita besar ini pasti menghadapi tantangan.salah satunya, pihak asing mencoba mengacaukan bangsa dan negara ini, dengan memanfaatkan momentum,baik lewat infiltrasi orang dalam, propaganda siber, maupun cara lainnya,”jelas Muh Iksan saranani.

Muh Iksan saranani tidak menutup mata terhadap kekecewaan publik terhadap prilaku sebagaian anggota DPR.ia menyinggung aksi joget sejumlah legislator saat sidang tahunan MPR pada 15 Agustus yang lalu, yang menuai kritik setelah firalnya isu kenaikan gaji dan tunjangan dewan”kemarahan dan kekecewaan rakyat wajar,tapi harus di salurkan dan di suarakan dengan cara yang bijak dan konstitusional.” tegasnya

Untuk itu,ia menghimbau seluruh pemuda muslim di Indonesia,agar tetap tertib dalam menyampaikan aspirasinya. “aksi harus di manajemen dengan baik, jangan sampai ada provokator atau penyusup yang merusak fasilitas negara dan fasilitas umum, menyampaikan pendapat dijamin konstitusi, tetapi jangan sampai menimbulkan kerusakan dan korban,”

Dalam kesempatan itu Muh Iksan saranani menyampaikan, ia jga menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya seorang pengemudi ojek online yang tertabrak kendaraan taktis brimob saat aksi unjuk rasa di jakarta pada kamis(28-08-2025)

Muh Iksan saranani menyampaikan, intinya, kapitalis asing TDK ingat Indonesia maju dan besar mereka akan melakukan berbagai cara, termaksud memanfaatkan momentum aksi masa. (Kita Harus waspada).

Penulis: Muh Iksan saranani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA