Ketua TP PKK Konawe Hj. Hania Hadiri Penilaian Klarifikasi Lapangan Lomba Desa Tingkat Provinsi, Optimistis Desa Benua Raih Prestasi Terbaik

waktu baca 4 menit
Senin, 6 Jul 2026 08:39 0 39 Admin

Arsamedia.com Konawe –
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Konawe, Hj. Hania, S.Pd., M.Pd., Gr, menghadiri langsung kegiatan penilaian klarifikasi lapangan secara daring Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dilaksanakan di Desa Benua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Senin(6/7/2026).

Kehadiran istri Bupati Konawe tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe dalam memberikan dukungan penuh kepada Desa Benua yang dipercaya mewakili Kabupaten Konawe pada ajang bergengsi tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kegiatan penilaian diikuti oleh tim penilai dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara secara virtual. Hadir pula unsur pemerintah daerah, perangkat desa, kader TP PKK, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, tenaga kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat yang ikut menyukseskan proses penilaian.

Dalam kesempatan itu, Hj. Hania menyampaikan bahwa Tim Penggerak PKK memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan desa, karena seluruh program PKK berjalan seiring dengan program pembangunan pemerintah, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat.

“PKK bukan hanya organisasi pendamping, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Melalui kerja keras para kader, berbagai program dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan sebuah desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, partisipasi masyarakat, serta keberhasilan program pemberdayaan keluarga yang dijalankan secara berkelanjutan.

Hj. Hania menjelaskan bahwa 10 Program Pokok PKK menjadi salah satu aspek yang memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan desa. Program tersebut meliputi pembinaan kesehatan keluarga, pencegahan stunting, pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi, pendidikan keluarga, administrasi PKK, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro dan kelompok usaha perempuan.

“Program-program PKK langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Dampaknya dapat dirasakan melalui meningkatnya kesadaran hidup bersih dan sehat, bertambahnya pendapatan keluarga, serta semakin kuatnya semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap Desa Benua mampu memberikan penampilan terbaik selama proses klarifikasi lapangan sehingga memperoleh hasil yang membanggakan dan dapat membawa nama baik Kabupaten Konawe di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Harapan kami tentu Desa Benua dapat menjadi yang terbaik. Namun lebih dari itu, kami berharap seluruh proses ini mampu menjadi motivasi bagi seluruh desa di Kabupaten Konawe untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Hj. Hania juga menilai Desa Benua memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan desa lainnya. Selain administrasi pemerintahan yang tertata dengan baik, desa ini dinilai berhasil membangun kolaborasi antara pemerintah desa, kader PKK, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, pemuda, serta masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan.

Menurutnya, budaya gotong royong yang masih terpelihara menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan produktif.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe akan terus melakukan pembinaan kepada seluruh desa agar prestasi yang diraih Desa Benua dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain.

“Kami akan terus memberikan pendampingan, pembinaan, pelatihan kepada kader PKK maupun pemerintah desa agar inovasi terus berkembang dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Prestasi satu desa harus menjadi motivasi bagi desa lainnya,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan dan gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun desa.

“Saya mengajak seluruh masyarakat agar tetap menjaga kekompakan, mendukung seluruh program PKK, serta bersama-sama membangun desa. Keberhasilan pembangunan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” pesannya.

Apabila Desa Benua berhasil meraih prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, Hj. Hania menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe tidak akan berhenti sampai di situ. Pembinaan dan evaluasi akan terus dilakukan agar capaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Kami akan terus memperkuat kapasitas kader PKK, meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, mengembangkan inovasi desa, serta mempersiapkan desa agar mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi. Prestasi bukan menjadi tujuan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.

Penilaian klarifikasi lapangan ini diharapkan menjadi momentum untuk menunjukkan berbagai keberhasilan pembangunan Desa Benua sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Arsamedia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA