
Arsamedia.com konawe –
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, H. Hasrun Taleo, S.Pd.I., M.Pd., memimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang digelar di halaman MAN 1 Konawe, Kamis (23/7/2026).
Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh jajaran pejabat, pegawai Kementerian Agama, kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 6237/SJ/B.VI/HM.00/7/2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 yang menginstruksikan seluruh satuan kerja Kementerian Agama untuk melaksanakan upacara secara serentak.
Dalam kesempatan tersebut, H. Hasrun Taleo membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Dalam amanat itu disampaikan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam memenuhi hak-hak anak serta memberikan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, eksploitasi, dan penelantaran.
Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.” Tema tersebut menegaskan bahwa setiap anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dicintai, dilindungi, dihormati, didengar pendapatnya, dan diberikan kesempatan berkembang secara optimal.
Melalui amanat Menteri PPPA, seluruh masyarakat diajak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, tempat ibadah, ruang publik maupun ruang digital. Perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga keluarga, dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, media, dunia usaha, hingga anak itu sendiri melalui partisipasi yang bermakna.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa tema Hari Anak Nasional diwujudkan melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gemas #RANA) dan kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) sebagai gerakan kolaboratif seluruh komponen bangsa dalam menciptakan budaya perlindungan anak di Indonesia.
Selain itu, Menteri PPPA menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai dasar kepada anak sejak dini, yaitu berakhlak mulia, bahagia, peduli, berani, cerdas, solidaritas, aman, dan bertanggung jawab sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.
Usai membacakan amanat, H. Hasrun Taleo mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Konawe untuk terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan satuan kerja yang ramah anak melalui berbagai program pendidikan, pembinaan karakter, penguatan moderasi beragama, serta menciptakan lingkungan madrasah dan kantor yang aman, nyaman, bebas dari perundungan maupun kekerasan terhadap anak.
Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, karakter kuat, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, seluruh insan Kementerian Agama diharapkan menjadi teladan dalam memberikan perlindungan serta penghormatan terhadap hak-hak anak.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Konawe diakhiri dengan doa bersama sebagai wujud harapan agar seluruh anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, bahagia, serta menjadi generasi penerus bangsa yang mampu membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Laporan : Arsamedia

Tidak ada komentar