
Arsamedia.com, Konawe –
Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si., menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 yang digelar di salah satu hotel di Unaaha, Kabupaten Konawe, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Insan Qurani yang Bersahaja untuk Akselerasi Sultra yang Religius” tersebut diikuti oleh jajaran pengurus LPTQ Provinsi Sulawesi Tenggara, pengurus LPTQ kabupaten/kota, unsur Kementerian Agama, pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang selama ini berperan dalam pembinaan dan pengembangan syiar Al-Qur’an di Bumi Anoa.
Rakerda menjadi agenda penting dalam menyusun arah kebijakan organisasi, mengevaluasi pelaksanaan program kerja yang telah berjalan, sekaligus merancang strategi pembinaan Tilawatil Qur’an yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Kehadiran Wakil Bupati Konawe pada kegiatan tersebut menjadi wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Konawe terhadap upaya penguatan peran LPTQ sebagai lembaga yang memiliki tanggung jawab besar dalam membina qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, serta generasi muda yang mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia yang memiliki akhlak mulia, integritas, dan karakter religius. Karena itu, pembinaan Al-Qur’an harus terus diperkuat sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Ia menilai keberadaan LPTQ memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat melalui berbagai program pembinaan yang berkesinambungan. Tidak hanya mempersiapkan peserta untuk meraih prestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tetapi juga membangun budaya membaca, memahami, menghafal, serta mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Rakerda juga menjadi forum untuk memperkuat sinergi antara LPTQ Provinsi Sulawesi Tenggara, LPTQ kabupaten/kota, Kementerian Agama, pemerintah daerah, tokoh agama, serta seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan Tilawatil Qur’an semakin terarah dan merata hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Melalui koordinasi yang baik, diharapkan pembinaan para qari dan qariah dapat dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan sehingga mampu melahirkan peserta-peserta terbaik yang dapat mengharumkan nama Sulawesi Tenggara pada ajang MTQ tingkat nasional maupun internasional.
Kabupaten Konawe sendiri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan syiar Islam. Keberhasilan menjadi tuan rumah MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 sekaligus meraih predikat Juara Umum menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat dalam membangun ekosistem pembinaan Al-Qur’an yang kuat.
Keberhasilan tersebut diharapkan tidak menjadi akhir dari proses pembinaan, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan di seluruh cabang lomba MTQ sehingga mampu melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat.
Rakerda LPTQ Tahun 2026 diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang dapat menjadi pedoman dalam penyusunan program kerja organisasi ke depan. Fokus pembahasan tidak hanya pada peningkatan prestasi MTQ, tetapi juga memperluas gerakan literasi Al-Qur’an, pembinaan usia dini, peningkatan kualitas dewan hakim, serta penguatan kelembagaan LPTQ di seluruh daerah.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah, Kementerian Agama, LPTQ, dan masyarakat, diharapkan cita-cita mewujudkan Sulawesi Tenggara yang religius, berakhlak, dan berkemajuan dapat terus diwujudkan melalui lahirnya generasi Qurani yang cerdas, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Laporan: Nasir

Tidak ada komentar