
Arsamedia.com, Konawe –
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Konawe, H. Hasrun Taleo, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan Temu Karya Nasional Penyelenggaraan Pembinaan Pemerintahan Desa Pusat dan Daerah Se-Indonesia yang digelar di Inolobunggadue Central Park (ICP) Kabupaten Konawe, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan berskala nasional tersebut mengusung tema “Desa Berdaya, Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” dengan semangat “Desa Bersatu, Indonesia Maju”, yang menjadi wadah konsolidasi dan penguatan peran pemerintahan desa dalam mendukung pembangunan nasional dari tingkat akar rumput.
Dalam kesempatan tersebut, H. Hasrun Taleo menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut. Menurutnya, keberadaan desa memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa di masa depan.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kemajuan desa. Sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat, desa harus terus diperkuat melalui pembinaan, peningkatan kapasitas aparatur, serta pengembangan potensi lokal yang dimiliki masing-masing wilayah.
“Temu Karya Nasional ini merupakan momentum yang sangat penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing. Kami mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Hasrun Taleo.
Menurutnya, tema yang diusung dalam kegiatan tersebut sangat relevan dengan visi besar bangsa Indonesia menuju tahun 2045. Desa yang berdaya akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan berkeadilan. Oleh karena itu, kolaborasi seluruh elemen bangsa menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai cita-cita tersebut.
Hasrun juga menilai bahwa forum nasional seperti ini dapat menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar daerah dalam pengelolaan pemerintahan desa. Dengan adanya pertukaran gagasan dan inovasi, diharapkan lahir berbagai terobosan yang mampu mempercepat pembangunan desa di seluruh Indonesia.
Selain itu, ia berharap hasil dari Temu Karya Nasional tidak hanya menjadi rekomendasi di atas kertas, tetapi dapat diterapkan secara nyata di lapangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta kesejahteraan masyarakat desa.
“Kami berharap kegiatan ini menghasilkan berbagai rumusan strategis yang dapat menjadi acuan dalam memperkuat pemerintahan desa. Ketika desa berkembang dan masyarakatnya sejahtera, maka Indonesia akan semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan global menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Penyelenggaraan Temu Karya Nasional di Kabupaten Konawe juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia menunjukkan kepercayaan yang besar terhadap Konawe sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional.
Dengan semangat persatuan dan kolaborasi yang diusung melalui slogan “Desa Bersatu, Indonesia Maju”, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya yang berkelanjutan.
Melalui dukungan semua pihak, pembangunan desa yang inklusif dan berdaya saing diyakini akan menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat pada tahun 2045 mendatang.
(Redaksi Arsamedia.com)

Tidak ada komentar