Warga Minta Transparansi Aset Kepala Desa Tamborasi, Harap Ada Klarifikasi dan Pemeriksaan

waktu baca 2 menit
Minggu, 17 Mei 2026 11:18 0 17 Admin

Arsamedia.com Kolaka –
Sejumlah warga Desa Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka, mulai mempertanyakan transparansi terkait dugaan kepemilikan aset milik oknum kepala desa yang disebut mengalami peningkatan selama menjabat.

Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan adanya beberapa aset berupa kendaraan dan rumah yang diduga terdaftar atas nama anggota keluarga, termasuk anak dari kepala desa tersebut. Dugaan itu kemudian menjadi perbincangan warga dan memunculkan permintaan agar dilakukan klarifikasi secara terbuka demi menghindari fitnah maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Beberapa warga berharap pemerintah desa dapat memberikan penjelasan terkait sumber kepemilikan aset agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan. Menurut mereka, keterbukaan informasi sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.

“Kalau memang benar ada aset pribadi tentu harus dijelaskan asal-usulnya supaya masyarakat tidak menduga-duga. Tapi kalau tidak benar, juga perlu ada klarifikasi agar nama baik tetap terjaga,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat juga meminta pihak terkait seperti Inspektorat, aparat penegak hukum, maupun instansi pemeriksa lainnya untuk melakukan penelusuran apabila ditemukan adanya indikasi yang perlu diperiksa lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh penggunaan anggaran desa berjalan sesuai aturan dan prinsip transparansi.
Selain itu, warga berharap pemerintah desa tetap fokus menjalankan program pembangunan dan pelayanan masyarakat agar situasi di desa tetap kondusif. Mereka menegaskan bahwa informasi yang berkembang saat ini masih sebatas dugaan sehingga diperlukan data dan bukti resmi sebelum menarik kesimpulan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah Desa Tamborasi belum memberikan keterangan resmi terkait isu yang berkembang di masyarakat tersebut.

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA