Kunjungan Pasien Meningkat, Kasus Demam (Febris) dan Diare Dominasi Pelayanan di Puskesmas Wonggeduku Barat

waktu baca 2 menit
Jumat, 7 Agu 2026 02:15 0 7 Admin

Arsamedia.com, Konawe
Puskesmas Wonggeduku Barat mencatat peningkatan jumlah kunjungan pasien pada Jumat (7/8/2026). Dari seluruh pasien yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, penyakit demam (febris) dan diare menjadi dua keluhan yang paling banyak ditangani oleh tenaga medis. Kasus tersebut didominasi oleh pasien anak-anak dan orang dewasa.

Febris merupakan istilah medis yang berarti demam, yaitu kondisi ketika suhu tubuh meningkat di atas batas normal, umumnya mencapai 38 derajat Celsius atau lebih. Demam dapat menjadi respons tubuh terhadap infeksi virus, bakteri, maupun penyebab lainnya. Sementara itu, diare merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan buang air besar lebih sering dengan konsistensi cair, sehingga berisiko menyebabkan dehidrasi apabila tidak segera ditangani.

Kepala Puskesmas Wonggeduku Barat, Hj. Rosnani, S.KM., M.Kes., mengatakan bahwa seluruh tenaga kesehatan tetap memberikan pelayanan secara maksimal meskipun jumlah pasien mengalami peningkatan. Menurutnya, kesiapsiagaan petugas menjadi hal penting agar masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat yang datang berobat. Selain pengobatan, kami juga mengedukasi pasien agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyebaran penyakit,” ujarnya.

Sementara itu, dokter Puskesmas Wonggeduku Barat, dr. Amalia, menjelaskan bahwa kunjungan pasien pada hari tersebut tergolong cukup tinggi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebagian besar pasien datang dengan keluhan demam dan diare, baik dari kalangan anak-anak maupun orang dewasa.

Menurut dr. Amalia, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengonsumsi makanan serta minuman yang bersih, mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas, serta memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.

“Pasien yang datang hari ini cukup banyak. Penyakit yang paling banyak kami tangani adalah demam atau febris dan diare. Kami mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam tinggi, diare yang berkepanjangan, atau tanda-tanda dehidrasi sehingga dapat ditangani lebih cepat,” jelas dr. Amalia.

Puskesmas Wonggeduku Barat juga terus mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pengobatan sendiri tanpa anjuran tenaga kesehatan apabila gejala semakin berat. Pemeriksaan sejak dini dinilai penting untuk mencegah komplikasi dan mempercepat proses penyembuhan.

Melalui pelayanan yang terus ditingkatkan, Puskesmas Wonggeduku Barat berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat Kecamatan Wonggeduku Barat dan sekitarnya, sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif agar angka kejadian penyakit menular maupun penyakit akibat faktor lingkungan dapat ditekan.

Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA