Peitan Sutanto Laksanakan Monitoring Ulangan Semester dan Pendampingan Kepala Sekolah se-Kecamatan Wonggeduku

waktu baca 3 menit
Jumat, 12 Jun 2026 06:51 0 15 Admin

Arsamedia.com, Konawe –
Koordinator Pengawas Pendidikan Kabupaten Konawe yang juga Pengawas Bina Kecamatan Wonggeduku, Peitan Sutanto, S.Pd., M.Pd., melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan ulangan semester sekaligus pendampingan kepala sekolah di seluruh Sekolah Dasar wilayah Kecamatan Wonggeduku.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Wonggeduku Inspiratif dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas pengelolaan sekolah.

Dalam pelaksanaannya, Peitan Sutanto melakukan kunjungan langsung ke sekolah-sekolah dasar yang menjadi wilayah binaannya untuk memantau pelaksanaan ulangan semester, memastikan proses evaluasi pembelajaran berjalan sesuai prosedur, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu ditingkatkan demi terciptanya layanan pendidikan yang berkualitas.

Selain melakukan pemantauan di sekolah, Peitan juga mengumpulkan seluruh kepala sekolah se-Kecamatan Wonggeduku dalam forum monitoring dan evaluasi yang difokuskan pada pengelolaan kinerja kepala sekolah. Kegiatan ini menjadi wadah untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Wonggeduku.

Menurut Peitan Sutanto, kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah dan keberhasilan program pendidikan di sekolah. Oleh karena itu, pendampingan yang berkelanjutan perlu dilakukan agar kepala sekolah mampu menjalankan fungsi kepemimpinan, manajerial, supervisi, dan pengembangan sekolah secara optimal.

Dalam kegiatan evaluasi tersebut, terdapat tujuh aspek utama yang menjadi fokus pembahasan dan penilaian. Pertama, perencanaan program sekolah yang mencakup penyusunan program kerja, Rencana Kerja Sekolah (RKS), Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), serta berbagai program peningkatan mutu pendidikan.

Kedua, pelaksanaan kepemimpinan pembelajaran yang menitikberatkan pada kemampuan kepala sekolah dalam membina guru, mengembangkan kualitas proses belajar mengajar, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Ketiga, pengelolaan administrasi sekolah yang meliputi administrasi peserta didik, tenaga pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana, hingga pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Keempat, supervisi akademik dan manajerial yang bertujuan untuk memastikan kepala sekolah secara rutin melakukan pembinaan kepada guru dan tenaga kependidikan serta menindaklanjuti hasil supervisi guna meningkatkan kinerja sekolah.

Kelima, pengelolaan sumber daya sekolah yang mencakup pemanfaatan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan anggaran secara efektif dan efisien untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan.
Keenam, kemitraan dan hubungan dengan masyarakat melalui penguatan kerja sama dengan komite sekolah, orang tua siswa, pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung program sekolah.

Ketujuh, peningkatan mutu dan tindak lanjut yang menilai sejauh mana kepala sekolah mampu melakukan evaluasi diri sekolah, menyusun program perbaikan, dan melaksanakan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Peitan Sutanto berharap melalui kegiatan monitoring, evaluasi, dan pendampingan ini seluruh kepala sekolah di Kecamatan Wonggeduku dapat semakin meningkatkan kompetensi kepemimpinan dan manajerialnya. Dengan demikian, sekolah dapat memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik, menghasilkan peserta didik yang berprestasi, serta mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Konawe.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari para kepala sekolah yang hadir karena menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan pemahaman terhadap pengelolaan kinerja, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah masing-masing.

Editor: Arsamedia.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA