Penggusuran Lahan Wakaf Dimulai, Al Washliyah Sultra Siapkan Pembangunan Islamic Centre

waktu baca 2 menit
Senin, 18 Mei 2026 04:15 0 114 Admin

Arsamedia.com Sultra –
proses clearing atau penggusuran lahan wakaf untuk pembangunan Islamic Centre Al Washliyah Sulawesi Tenggara mulai dilaksanakan. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam merealisasikan pusat dakwah dan pendidikan Islam yang direncanakan berdiri di wilayah Sulawesi Tenggara.

Proses pembersihan lahan dilakukan dengan melibatkan pengurus dan simpatisan Al Washliyah serta masyarakat sekitar yang turut mendukung pembangunan Islamic Centre tersebut. Sejumlah alat berat diturunkan guna mempercepat proses perataan dan pembersihan area pembangunan.

Ketua PW Al Washliyah Sultra, Arulan Bao Rahmani, mengatakan bahwa pembangunan Islamic Centre ini merupakan cita-cita besar organisasi dalam menghadirkan pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan yang dapat dimanfaatkan umat Islam di Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, lahan wakaf yang telah disiapkan akan dimanfaatkan untuk pembangunan masjid, aula pertemuan, pusat pendidikan, hingga fasilitas pembinaan generasi muda Islam. Ia berharap pembangunan ini nantinya menjadi simbol persatuan umat serta pusat pengembangan dakwah Islam di daerah.

“Islamic Centre Al Washliyah Sultra ini diharapkan menjadi pusat kegiatan umat, tempat pembinaan generasi muda, pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai Islam dan kebersamaan,” ujar Arulan Bao Rahmani saat meninjau lokasi clearing lahan, Senin (18/5/2026).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan para dermawan untuk bersama-sama mendukung pembangunan tersebut agar dapat segera terwujud dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Rencana pembangunan Islamic Centre Al Washliyah Sultra mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Warga berharap keberadaan pusat kegiatan Islam tersebut dapat meningkatkan kegiatan pendidikan agama, dakwah, serta pembinaan sosial kemasyarakatan di Sulawesi Tenggara.

Proses clearing lahan diperkirakan berlangsung selama beberapa hari sebelum memasuki tahap pembangunan fisik. Panitia pembangunan juga terus melakukan koordinasi terkait perencanaan dan pengembangan kawasan Islamic Centre agar pembangunan berjalan sesuai rencana.

Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA