
Arsamedia.com, KENDARI – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., menegaskan komitmen Polda Sultra dalam mengimplementasikan program prioritas Kapolri melalui kegiatan Subuh Keliling (Suling) bersama masyarakat di Masjid Nurul Huda, Kota Kendari, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan yang turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sultra tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat, menyerap aspirasi warga, serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui kegiatan keagamaan ini, Polda Sultra berupaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, sehingga berbagai persoalan keamanan yang terjadi di lingkungan warga dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara tepat.
Brigjen Pol. Budi Hermawan menekankan bahwa komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat merupakan hal penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung tugas kepolisian, terutama dalam mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan keluhan, informasi, maupun laporan terkait gangguan kamtibmas melalui saluran komunikasi resmi kepolisian.
Warga dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110, berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing, atau mendatangi kantor Polsek terdekat apabila menemukan persoalan yang membutuhkan penanganan kepolisian.
Selain membahas keamanan lingkungan, Wakapolda Sultra juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi informasi dan media sosial.
Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat diharapkan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Sikap kritis dalam menerima informasi dinilai penting untuk mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan dan memicu konflik di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang digital tetap sehat dengan memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.
“Upaya menjaga keamanan tidak dapat kami lakukan sendiri. Kami membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” tegas Wakapolda.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Budi Hermawan juga menegaskan komitmen Polda Sultra dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Sulawesi Tenggara.
Ia menyebut penegakan hukum yang dilakukan di kawasan Kampung Salo merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan peredaran narkoba sekaligus mencegah berbagai dampak sosial yang dapat ditimbulkannya.
Penyalahgunaan narkotika tidak hanya mengancam kesehatan dan masa depan generasi muda, tetapi juga berpotensi berkaitan dengan munculnya persoalan sosial dan tindak kriminal lainnya, termasuk pencurian serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Karena itu, pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari kepolisian, pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga keluarga.
Melalui pendekatan penegakan hukum yang disertai upaya pencegahan dan edukasi, Polda Sultra berharap masyarakat semakin memahami bahaya narkotika serta berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing dari ancaman peredarannya.
Kegiatan Subuh Keliling tersebut dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polres jajaran Polda Sultra. Pelaksanaan secara menyeluruh ini menunjukkan upaya kepolisian untuk memperluas jangkauan komunikasi dengan masyarakat hingga ke tingkat wilayah.
Program tersebut juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung, membangun kepercayaan publik, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polda Sultra berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial, keagamaan, dan komunikasi langsung yang mengedepankan pendekatan humanis.
Dengan mengusung tagline “Jaga Bumi Anoa”, Polda Sultra menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Tenggara melalui kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat.
Sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, menekan peredaran narkotika, menangkal penyebaran hoaks, serta mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, damai, dan kondusif bagi seluruh warga.
Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar