
Arsamedia.com, Konawe — Pemerintah Desa Asunde, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, terus mendorong peningkatan kegiatan keagamaan bagi anak-anak di wilayahnya. Salah satu program yang dijalankan adalah mewajibkan setiap anak yang duduk di kelas 1 Sekolah Dasar (SD) untuk mengikuti kegiatan pengajian yang diprogramkan oleh pemerintah desa.
Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Desa Asunde dalam membangun karakter dan meningkatkan kemampuan keagamaan anak sejak usia dini.
Kegiatan pengajian tersebut melibatkan para guru ngaji, di antaranya Hasni dan Muh. Farhan, serta mendapat dukungan dari pengurus dan remaja Masjid Al-Ikhwan Desa Asunde.
Ketua Remaja Masjid Al-Ikhwan Desa Asunde, Yobianto, mengatakan kegiatan pengajian selama ini mendapat perhatian dari masyarakat dan pemerintah desa. Jumlah santri yang mengikuti kegiatan tersebut mencapai sekitar 60 orang.
Menurutnya, program pengajian tidak hanya diarahkan untuk mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter anak-anak di Desa Asunde.
Namun, pelaksanaan kegiatan saat ini menghadapi kendala karena kondisi Masjid Al-Ikhwan sedang dalam proses pembongkaran dan pembangunan kembali. Kondisi tersebut menyebabkan tempat yang tersedia untuk kegiatan pengajian menjadi terbatas.
Akibat keterbatasan tempat, sejumlah santri yang telah menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur’an terpaksa dibatasi untuk mengikuti kegiatan pengajian sebagaimana biasanya.
Pemerintah Desa Asunde berharap pembangunan masjid dapat segera dilanjutkan dan diselesaikan sehingga kegiatan keagamaan, khususnya pengajian anak-anak, dapat kembali berjalan secara maksimal seperti sebelum masjid dibongkar.
Kepala Desa Asunde, Hasrim, S.Sos., mengatakan keberadaan tempat ibadah yang memadai sangat penting dalam menunjang berbagai kegiatan keagamaan masyarakat, termasuk pembinaan generasi muda.
Pemerintah desa juga mengajak masyarakat, para dermawan dan pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan keagamaan untuk bersama-sama membantu proses pembangunan Masjid Al-Ikhwan.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan masjid, donasi dapat disalurkan melalui rekening Masjid Al-Ikhwan Desa Asunde.
Nomor Rekening: 7699-01-015690-53-7
Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan sehingga masjid kembali dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan ibadah sekaligus tempat pembinaan keagamaan bagi anak-anak dan remaja Desa Asunde.
Pemerintah Desa Asunde menilai keberlanjutan kegiatan pengajian merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan agama, akhlak dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, pemerintah desa berharap pembangunan Masjid Al-Ikhwan dapat segera rampung sehingga sekitar 60 santri yang selama ini mengikuti pengajian dapat kembali belajar dengan nyaman dan kegiatan keagamaan di Desa Asunde dapat berlangsung secara optimal.
Program pengajian yang menyasar anak-anak SD kelas 1 tersebut juga diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Desa Asunde dalam memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat.
Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar