
Arsamedia.com Kendari –
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Konferensi Provinsi (Konferprov) yang dijadwalkan berlangsung pada awal September 2026. Forum tertinggi organisasi PWI di tingkat provinsi tersebut akan menjadi ajang pemilihan Ketua PWI Sultra untuk masa bakti 2026–2031.
Sejumlah kader PWI Sultra yang telah memenuhi kualifikasi sebagai wartawan utama disebut-sebut siap meramaikan kontestasi. Dari lebih dari 20 wartawan utama yang dimiliki PWI Sultra, beberapa nama mulai mengerucut sebagai figur yang berpotensi maju dalam pemilihan ketua.
Menjelang pelaksanaan konferensi, komunikasi politik dan konsolidasi antarcalon maupun pendukung mulai dilakukan. Para figur membangun dukungan dari pemilik hak suara, yakni anggota PWI yang memiliki kartu anggota biasa sesuai ketentuan organisasi.
Untuk menyukseskan agenda tersebut, PWI Sultra telah membentuk panitia pelaksana yang diketuai H. Atto Raidi. Saat ini panitia fokus menyiapkan berbagai kebutuhan administrasi dan dokumen pendukung sebagai bagian dari tahapan pelaksanaan Konferprov.
Ketua Panitia Konferprov PWI Sultra, H. Atto Raidi, mengatakan seluruh panitia tengah bekerja maksimal agar pelaksanaan konferensi berjalan lancar dan sesuai jadwal.
“Karena konferensi ini merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi PWI di tingkat provinsi, maka kami memaksimalkan seluruh kerja-kerja teknis, termasuk penyiapan administrasi dan dokumen yang diperlukan,” ujar H. Atto Raidi didampingi Sekretaris Panitia Konferprov, Emil Rusmawansyah, Minggu (5/7/2026).
Terkait munculnya sejumlah nama yang diperkirakan akan maju sebagai calon ketua, H. Atto menegaskan bahwa seluruh kader memiliki kesempatan yang sama sepanjang memenuhi persyaratan organisasi.
“Setiap anggota memiliki hak demokrasi untuk dipilih maupun memilih selama memenuhi syarat. Saya mengapresiasi antusiasme rekan-rekan yang memiliki niat membangun dan menjaga marwah PWI di Sulawesi Tenggara,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWI Sultra, Sarjono, memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan. Menurutnya, kepanitiaan telah terbentuk dan mulai bekerja, bahkan melibatkan pengurus PWI dari sejumlah kabupaten dan kota.
“Persiapan konferensi terus berjalan. Beberapa pengurus PWI kabupaten/kota juga masuk dalam struktur kepanitiaan sehingga diharapkan pelaksanaannya semakin solid,” ujar Sarjono.
Ia berharap Konferprov PWI Sultra dapat terlaksana sesuai jadwal pada awal September 2026. Agenda tersebut juga telah dilaporkan kepada PWI Pusat sebagai bagian dari mekanisme organisasi.
Sarjono mengingatkan bahwa seluruh tahapan pemilihan, termasuk persyaratan bakal calon ketua, akan mengacu pada Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), serta Peraturan Organisasi (PO) PWI.
“Kami masih menunggu Peraturan Organisasi final dari PWI Pusat sebagai pedoman pelaksanaan konferensi. Kami juga berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan agar Konferprov PWI Sultra berjalan sukses, demokratis, dan sesuai ketentuan organisasi,” pungkasnya.
Laporan : Arsamedia

Tidak ada komentar