
Arsamedia.com Konawe –
Hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan banjir di wilayah Kelurahan Palarahi, Kecamatan Wawotobi, berdampak serius terhadap aktivitas warga. Sejumlah rumah terendam air sehingga warga tidak dapat beraktivitas secara normal dan terpaksa bertahan di tengah kondisi genangan.
Dalam kondisi tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Konawe turun langsung menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak, khususnya dua keluarga yang mengalami kondisi paling memprihatinkan, yaitu satu keluarga lansia dan satu keluarga yang memiliki bayi serta balita.
Bantuan disalurkan sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam menangani warga yang terdampak banjir dan terisolir akibat tingginya genangan air di lingkungan permukiman.
Dua Keluarga Terisolir Akibat Banjir
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Konawe, Amos Demi, menjelaskan bahwa dua keluarga tersebut mengalami keterbatasan mobilitas karena rumah mereka dikepung air banjir. Kondisi tersebut membuat mereka tidak dapat keluar rumah maupun melakukan aktivitas harian seperti biasanya.
Satu keluarga diketahui merupakan lansia yang tinggal sendiri, sementara satu keluarga lainnya memiliki bayi dan balita yang masih sangat membutuhkan perhatian dan perlindungan ekstra dalam situasi darurat seperti ini.
Karena kondisi banjir yang cukup tinggi, warga terdampak terpaksa membuat panggung darurat di dalam rumah sebagai tempat tidur sementara. Hal ini dilakukan agar lansia, bayi, dan balita tidak langsung terpapar genangan air yang mengisi lantai rumah mereka.
Kondisi ini menunjukkan betapa terbatasnya ruang aman bagi warga dalam menghadapi banjir yang melanda wilayah tersebut. Aktivitas sehari-hari seperti memasak, beristirahat, hingga mengurus anak kecil menjadi sangat terbatas.
Dinas Sosial Kabupaten Konawe bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan dan kebutuhan darurat lainnya selama masa banjir.
Amos Demi menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi warga tetap terpantau, terutama kelompok rentan seperti lansia, bayi, dan balita.
“Pemerintah akan terus hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi, terutama dalam kondisi darurat seperti ini,” ujarnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Konawe dapat melakukan penanganan lebih cepat dan menyeluruh terhadap banjir yang kerap melanda wilayah Kelurahan Palarahi.
Selain bantuan darurat, warga juga berharap adanya langkah jangka panjang seperti perbaikan drainase dan pengelolaan aliran air.
Dengan adanya bantuan dari Dinas Sosial, diharapkan kondisi warga yang terisolir dapat sedikit terbantu hingga situasi kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa.
Arsamedia

Tidak ada komentar