15 Rumah di Desa Ameroro Terendam Banjir, Warga Soroti Drainase Tak Berfungsi

waktu baca 2 menit
Kamis, 12 Feb 2026 12:39 0 11 Admin

Arsamedia.com, Konawe –
Sedikitnya 15 rumah warga di Dusun III, Desa Ameroro, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, terendam banjir setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Warga menilai banjir ini bukan semata-mata akibat cuaca, melainkan karena buruknya sistem drainase yang tidak berfungsi optimal.

Di lokasi kejadian, air menggenangi rumah warga selama beberapa jam. Sejumlah perabotan rumah tangga dilaporkan rusak dan aktivitas masyarakat lumpuh. Warga menyebut genangan air terus berulang setiap musim hujan tanpa adanya solusi nyata dari pihak berwenang.

“Drainase sudah ada, tapi percuma. Tidak berfungsi karena jalur pembuangannya tertutup. Air tidak punya jalan keluar, akhirnya masuk ke rumah kami,” ujar Ibram, salah seorang warga, dengan nada kecewa.

Menurut Ibram, saluran drainase tersebut seharusnya tersambung hingga ke titik pembuangan yang melintasi wilayah Desa Anggopiu. Namun hingga kini, kelanjutan pembangunan tidak pernah terealisasi. Akibatnya, aliran air terhenti dan menumpuk di kawasan permukiman Dusun III, Desa Ameroro.

Ia menilai persoalan ini seharusnya dapat dicegah apabila ada koordinasi dan penyelesaian lintas desa. Warga mendesak pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten untuk segera turun tangan dan mencari solusi permanen, bukan sekadar penanganan sementara.

Tak hanya itu, warga juga menyoroti peran wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) IV yang dinilai belum menunjukkan keberpihakan nyata terhadap persoalan infrastruktur dasar di wilayah tersebut.
“Kami punya wakil rakyat di Dapil IV, tapi sampai sekarang banjir terus terjadi. Kami butuh tindakan, bukan janji,” ujar warga lainnya.

Ibram berharap ada langkah konkret, mulai dari pembukaan jalur pembuangan, normalisasi drainase, hingga perencanaan ulang sistem tata air agar banjir tidak terus menjadi ancaman tahunan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kecamatan Uepai, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Ameroro, maupun instansi teknis terkait mengenai penyebab pasti serta langkah konkret penanganan banjir yang merendam permukiman warga di Desa Ameroro.

Laporan: Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA