Sintesa Kembangkan Pertanian Agroekologi Berbasis Masyarakat di Konawe

waktu baca 2 menit
Sabtu, 7 Feb 2026 03:33 0 124 Admin

Arsamedia.com, Konawe —
Sintesa merupakan lembaga yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pertanian agroekologi dan pengembangan pertanian ramah lingkungan.

Lembaga ini lahir pada 6 Februari 1991 dan sejak awal berkomitmen mendorong praktik pertanian berkelanjutan yang berpihak pada petani serta kelestarian lingkungan.

Dalam perjalanannya, Sintesa aktif melakukan berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan pertanian agroekologi yang menekankan pada pemanfaatan sumber daya lokal, pengurangan ketergantungan pada bahan kimia sintetis, serta penguatan kapasitas petani dalam mengelola lahan secara mandiri dan berkelanjutan.

 

Pusat pembelajaran agroekologi Sintesa berlokasi di Desa Amesiu, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe. Kawasan ini memiliki luas lahan sekitar 33 hektar dan difungsikan sebagai ruang belajar terbuka bagi masyarakat.

Lahan tersebut dikelola secara kolektif oleh warga setempat, menjadi tempat praktik langsung pertanian agroekologi, riset lapangan, serta pertukaran pengetahuan antarpetani.

Keberadaan pusat pembelajaran ini tidak hanya menjadi sarana pelatihan teknis pertanian, tetapi juga wadah penguatan organisasi petani dan pembangunan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Melalui pendekatan partisipatif, Sintesa mendorong masyarakat terlibat aktif dalam seluruh proses, mulai dari perencanaan, pengelolaan lahan, hingga evaluasi kegiatan.

Program-program Sintesa diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian tanpa merusak lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

Selain itu, pendekatan agroekologi yang diterapkan juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani dan keberlanjutan sumber daya alam di wilayah Konawe.

Dengan pengelolaan lahan berbasis komunitas dan pendekatan ramah lingkungan, Sintesa terus berupaya menjadi pusat pembelajaran agroekologi yang inklusif dan berkelanjutan, serta menjadi contoh pengembangan pertanian yang berpihak pada masyarakat dan alam

Laporan : Arsam.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA