
Arsamedia.com, Konawe —
Puluhan wartawan di Kabupaten Konawe mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Konawe Angkatan I. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Senin, 4 Mei hingga Selasa, 5 Mei 2026.
Kegiatan UKW tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Konawe, Ketua DPRD Konawe, Kapolres Konawe, Kejari Konawe, Direktur PWI Pusat, serta pimpinan PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM).
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Kominfo Kabupaten Konawe dengan PT. SCM.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si., menyampaikan bahwa Uji Kompetensi Wartawan (UKW) merupakan proses sertifikasi yang penting untuk mengukur kemampuan profesional wartawan sesuai standar jurnalistik. Penilaian dalam UKW mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman terhadap etika jurnalistik.
“UKW ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya wartawan, khususnya di daerah, sehingga mampu menghasilkan produk jurnalistik yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan UKW PWI Kabupaten Konawe Angkatan I ini menjadi momentum penting sebagai pelaksanaan perdana di daerah tersebut, yang diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas wartawan lokal secara berkelanjutan.
Secara umum, UKW PWI terdiri dari tiga jenjang, yakni Muda, Madya, dan Utama. Para peserta diuji melalui berbagai materi, di antaranya teknik peliputan dan penulisan berita, pemahaman kode etik jurnalistik, kemampuan wawancara dan verifikasi data, serta pemahaman terhadap hukum pers.
Adapun tujuan utama dari pelaksanaan UKW ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme wartawan, menjamin kualitas produk jurnalistik, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap media massa.
Dengan terselenggaranya UKW Angkatan I di Kabupaten Konawe, diharapkan para wartawan semakin kompeten dan mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, dan bertanggung jawab.
Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar