
ARSAMEDIA.COM, KONAWE – SD Negeri 1 Marga Karya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Implementasi Produksi Konten Pembelajaran Digital dalam rangka Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Gugus 3 Kabupaten Konawe Tahun 2026, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital di lingkungan satuan pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, para pendidik diharapkan mampu mengembangkan kreativitas dan keterampilan dalam memproduksi konten pembelajaran yang inovatif, menarik, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe, Irmawansah, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarsatuan pendidikan sebagai langkah strategis dalam mempercepat modernisasi pendidikan serta meningkatkan mutu pembelajaran di Kabupaten Konawe.
Menurutnya, pelaksanaan program tersebut sejalan dengan arah kebijakan BOSP Kinerja Terbaik Tahun 2026 yang mendorong penguatan kapasitas sekolah melalui model gugus belajar. Model ini menjadi wadah kolaborasi bagi satuan pendidikan penerima program yang berada dalam wilayah geografis berdekatan untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik dalam pengelolaan pembelajaran.
Melalui pendekatan tersebut, sekolah tidak hanya dituntut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara mandiri, tetapi juga diharapkan dapat membangun kerja sama yang berkelanjutan demi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pelaksanaan kegiatan Implementasi Produksi Konten Pembelajaran Digital ini merupakan bagian dari upaya penguatan program BOSP Kinerja Terbaik Tahun 2026 yang mencakup tiga komponen utama.
Pertama, penguatan literasi dan numerasi, yang bertujuan membangun serta meningkatkan kemampuan dasar peserta didik secara berkelanjutan. Penguatan kedua aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah.
Kedua, penguatan digitalisasi pembelajaran, yakni mendorong para guru agar mampu memanfaatkan teknologi digital dalam menyampaikan materi pembelajaran. Melalui penguasaan keterampilan produksi konten digital, guru diharapkan dapat menghadirkan metode pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Ketiga, penguatan tata kelola satuan pendidikan melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Komponen ini diarahkan untuk memastikan setiap sekolah mampu melaksanakan proses penjaminan mutu secara terencana, terukur, dan berkelanjutan sehingga peningkatan kualitas pendidikan dapat berjalan secara optimal.
Ketiga komponen tersebut diharapkan saling mendukung dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas sekaligus memperkuat tata kelola pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.
Kepala SD Negeri 1 Marga Karya, Evi Suherta, S.Pd., M.Pd., selaku tuan rumah, bersama Ketua Gugus 3, Sarlija, S.Pd., menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya untuk menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kegiatan ini diharapkan menjadi kesempatan bagi para guru untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta mengembangkan kemampuan dalam menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis digital.
Kolaborasi melalui Gugus 3 juga diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan semata. Para pendidik diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah masing-masing dan membagikan praktik baik kepada rekan sejawat.
Dengan demikian, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran dapat berkembang secara merata dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Konawe.
Untuk mendukung keberhasilan kegiatan, panitia menghadirkan fasilitator sekaligus narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tenggara, Haeruddin, S.T.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan terkait teknis pembuatan dan pengelolaan konten pembelajaran berbasis digital. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu para guru memahami proses pengembangan materi digital yang sesuai dengan tujuan pembelajaran serta kebutuhan peserta didik.
Produksi konten pembelajaran digital menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan. Guru diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan materi pembelajaran yang relevan, menarik, dan mendukung keterlibatan aktif peserta didik.
Melalui peningkatan kompetensi tersebut, proses belajar mengajar diharapkan semakin variatif dan mampu menjawab tantangan pendidikan pada era digital.
Pelaksanaan program BOSP Kinerja Gugus 3 Kabupaten Konawe melibatkan tujuh satuan pendidikan yang berkolaborasi dalam penguatan mutu pembelajaran dan pengembangan kompetensi tenaga pendidik.
Adapun tujuh satuan pendidikan yang tergabung dalam Gugus 3 tersebut meliputi:
SD Negeri 1 Marga Karya sebagai tuan rumah.
PKBM Kalosara.
SMP Negeri 1 Amonggedo.
SD Negeri 1 Wawolemo.
SD Negeri 1 Karya Mulya.
SD Negeri 2 Karya Sari.
SD Negeri 2 Wonggeduku.
Keterlibatan ketujuh satuan pendidikan ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembelajaran yang kolaboratif, dengan mendorong setiap sekolah untuk saling mendukung dalam pelaksanaan program peningkatan mutu pendidikan.
Melalui kegiatan Implementasi Produksi Konten Pembelajaran Digital tersebut, Gugus 3 Konawe diharapkan mampu menjadi wadah berbagi praktik baik sekaligus memperkuat kapasitas guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kegiatan belajar mengajar.
Pelaksanaan kegiatan di SD Negeri 1 Marga Karya ini juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi pendidikan di Kabupaten Konawe. Dengan kolaborasi antarsekolah, peningkatan kompetensi guru, serta pemanfaatan teknologi digital secara tepat, kualitas pembelajaran diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi peserta didik.
Upaya tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama seluruh unsur pendidikan dalam mewujudkan pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Laporan : Arsamedia

Tidak ada komentar