Drainase Jalan Kelengkeng Andonohu Dipenuhi Sampah, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Okt 2026 09:19 0 32 Admin

ARSAMEDIA.COM, KENDARI– Kondisi saluran drainase di kawasan permukiman Jalan Kelengkeng, Kelurahan Andonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, menjadi sorotan warga. Saluran air tersebut ditemukan dipenuhi sampah plastik, limbah rumah tangga, serta ditumbuhi rumput dan semak.

Kondisi itu terlihat dalam sebuah rekaman video yang diterima media ini pada Rabu (7/10/2026). Dalam video berdurasi sekitar 1 menit 48 detik tersebut, seorang warga memperlihatkan kondisi drainase yang dipenuhi sampah di sejumlah titik.

Warga menduga sebagian sampah sengaja dibuang pada malam hari. Ia juga menyayangkan masih adanya masyarakat yang membuang sampah sembarangan di lingkungan permukiman.

“Terlihat ada sampah di dalam selokan, diduga dibuang malam hari. Betapa kurang sadarnya masyarakat, khususnya di Kelurahan Andonohu,” ujar warga tersebut dalam rekaman video.

Menurutnya, pemerintah sebenarnya telah menyediakan tempat pembuangan sampah. Namun, lokasi tempat pembuangan tersebut dinilai cukup jauh dari kawasan permukiman.

“Tempat sampahnya begitu jauh, kurang lebih dua sampai tiga kilometer, di persimpangan Kantor Gubernur. Sehingga masyarakat lebih memilih membuang sampah di depan rumah warga karena mencari yang gampang,” katanya.

Warga meminta pemerintah setempat tidak membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut. Tumpukan sampah yang masuk ke saluran drainase dikhawatirkan dapat menghambat aliran air, terlebih ketika curah hujan tinggi.

“Pagi ini terjadi, kita tidak tahu ke depannya sampah akan menumpuk. Mohon tindakan tegas pemerintah kepada warga sekitar agar selalu sadar bahwa kita bertetangga dan hidup berdampingan,” ujarnya.

Selain tumpukan sampah, beberapa bagian drainase juga tampak ditumbuhi rumput dan semak. Kondisi tersebut berpotensi semakin mengurangi kelancaran aliran air apabila tidak segera dibersihkan.

Warga berharap pemerintah terkait dapat turun langsung melakukan pembersihan saluran drainase sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan tidak menjadikan drainase sebagai tempat pembuangan sampah. Kesadaran bersama diperlukan agar saluran air tetap berfungsi dengan baik dan potensi genangan maupun banjir di kawasan permukiman dapat diminimalkan.

Laporan: Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA