
Arsamedia.com, Konawe –
Program Bantuan Pemerintah untuk Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai direalisasikan di SMP Negeri 1 Amonggedo, Kabupaten Konawe.
Program revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya dalam menyediakan ruang belajar yang lebih layak serta fasilitas pendukung kegiatan sekolah.
Di SMP Negeri 1 Amonggedo, bantuan revitalisasi diarahkan untuk pembangunan 4 Ruang Kelas Baru (RKB) dan pekerjaan rabat lapangan upacara dengan ukuran 15 x 15 meter.
Kepala SMP Negeri 1 Amonggedo, Rastina, S.Pd., mengatakan pelaksanaan program tersebut dimulai dari kondisi awal atau titik nol. Tahapan pertama pekerjaan ditandai dengan pembongkaran bangunan sekolah yang menjadi bagian dari revitalisasi.
“Mulai dari titik nol, pembongkaran sekolah dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 23 Agustus 2026,” kata Rastina.
Menurutnya, proses revitalisasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu 120 hari. Karena itu, pihak sekolah bersama pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan terus melakukan koordinasi agar seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana.
Dalam pelaksanaan program revitalisasi ini, pencairan dana bantuan pemerintah dilakukan dalam dua tahap.
Untuk pencairan tahap pertama sebesar 70 persen, sedangkan pencairan tahap kedua sebesar 30 persen.
Mekanisme tersebut menjadi bagian dari tahapan pelaksanaan program sehingga pekerjaan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Rastina menjelaskan, selain mekanisme pencairan dana yang dilakukan secara bertahap, pihak sekolah juga mengikuti ketentuan terkait pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek).
Bimtek bagi kepala sekolah dilaksanakan setelah progres pekerjaan pembangunan mencapai 50 persen.
“Bimtek dilaksanakan setelah pekerjaan mencapai 50 persen,” jelasnya.
Bimtek tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan program revitalisasi karena kepala sekolah mendapatkan pemahaman dan pendampingan mengenai pelaksanaan program, termasuk mekanisme pengelolaan serta pertanggungjawaban bantuan pemerintah.
Pelaksanaan revitalisasi SMP Negeri 1 Amonggedo tidak langsung dimulai dari pembangunan fisik bangunan baru, tetapi diawali dengan proses pembongkaran atau pekerjaan dari titik nol.
Pembongkaran dilakukan pada Minggu, 23 Agustus 2026, sebagai langkah awal sebelum memasuki tahapan pembangunan fasilitas yang telah direncanakan.
Dengan adanya pembangunan 4 RKB, nantinya SMP Negeri 1 Amonggedo diharapkan memiliki tambahan ruang belajar yang dapat menunjang proses kegiatan belajar mengajar.
Selain ruang kelas, pembangunan rabat lapangan upacara berukuran 15 x 15 meter juga diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan sekolah, khususnya kegiatan yang membutuhkan fasilitas lapangan.
Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan mendukung proses pembelajaran peserta didik.
Rastina mengatakan pihaknya berharap seluruh pekerjaan revitalisasi dapat berjalan lancar dan diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditentukan, yakni selama 120 hari.
Pihak sekolah juga berkomitmen untuk mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan program bantuan pemerintah tersebut.
“Kami berharap pelaksanaan revitalisasi berjalan lancar dan dapat diselesaikan sesuai target 120 hari. Dengan adanya fasilitas baru ini, tentunya akan sangat membantu sekolah dan peserta didik dalam menunjang proses pembelajaran,” ungkapnya.
Program revitalisasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan bangunan fisik baru, tetapi juga memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di SMP Negeri 1 Amonggedo.
Empat ruang kelas baru yang dibangun nantinya diharapkan dapat memberikan ruang belajar yang lebih memadai bagi siswa, sementara rabat lapangan upacara dapat menunjang kegiatan sekolah yang melibatkan peserta didik maupun tenaga pendidik.
Revitalisasi SMP Negeri 1 Amonggedo menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan infrastruktur pendidikan. Dengan dimulainya pekerjaan dari titik nol pada 23 Agustus 2026, seluruh tahapan pembangunan kini mulai berjalan menuju target penyelesaian dalam waktu 120 hari.
Pihak sekolah berharap dukungan seluruh warga sekolah dan masyarakat dapat terus diberikan selama proses pembangunan berlangsung, sehingga program revitalisasi dapat terlaksana dengan baik, tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan pendidikan di SMP Negeri 1 Amonggedo.
Laporan : Arsamedia.

Tidak ada komentar