SD Negeri Praja Taman Sari Resmi Tutup MPLS 2026, 56 Siswa Baru Siap Menempuh Pendidikan dengan Semangat dan Karakter

waktu baca 4 menit
Jumat, 17 Jul 2026 02:23 0 212 Admin

Arsamedia.com, Konawe –
Sekolah Dasar Negeri (SD) Praja Taman Sari, Desa Ahuawatu, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Jumat (17/7/2026). Selama lima hari pelaksanaan, sejak Senin (13/7/2026), kegiatan berlangsung lancar, tertib, aman, dan penuh antusiasme dari para peserta didik baru yang mengikuti setiap rangkaian pengenalan lingkungan sekolah.

Mengusung tema “MPLS Ramah, Murid Gembira, Sekolah Menyenangkan”, SD Negeri Praja Taman Sari berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah anak, serta mampu membangun karakter peserta didik sejak hari pertama mereka memasuki dunia pendidikan dasar.

MPLS merupakan program awal yang dirancang untuk membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, para guru, tenaga kependidikan, tata tertib, budaya sekolah, hingga berbagai aktivitas pembelajaran yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan di SD Negeri Praja Taman Sari.

Kepala SD Negeri Praja Taman Sari, Ati Sulastri, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan MPLS tahun ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh guru, tenaga kependidikan, serta dukungan orang tua peserta didik.

“Alhamdulillah, kegiatan MPLS berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat. Selama pelaksanaan, peserta didik baru dikenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, tenaga kependidikan, tata tertib sekolah, serta berbagai kegiatan yang akan mereka ikuti selama belajar di SD Negeri Praja Taman Sari,” ujar Ati Sulastri.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, SD Negeri Praja Taman Sari menerima 56 peserta didik baru yang terbagi dalam dua rombongan belajar (rombel) kelas I. Sementara kelas II hingga kelas VI masing-masing juga terdiri atas dua rombel, sehingga secara keseluruhan sekolah memiliki 12 rombongan belajar.

Dalam mendukung proses pembelajaran, sekolah diperkuat oleh 17 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, termasuk kepala sekolah. Dengan dukungan sumber daya tersebut, SD Negeri Praja Taman Sari terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui pembelajaran yang berkualitas, lingkungan belajar yang kondusif, serta pembinaan karakter peserta didik.

Ati Sulastri menjelaskan bahwa tujuan utama MPLS bukan sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun kesiapan mental, emosional, dan sosial peserta didik agar mampu beradaptasi dengan baik.

“Tujuan MPLS adalah membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sehingga mereka merasa nyaman, aman, dan senang mengikuti proses pembelajaran. Selain itu, kami juga menanamkan nilai-nilai disiplin, karakter, gotong royong, dan semangat belajar sejak hari pertama,” jelasnya.

Selama lima hari kegiatan, para peserta didik mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang dikemas secara menyenangkan. Mereka diperkenalkan dengan ruang kelas, perpustakaan, halaman sekolah, guru kelas, tenaga kependidikan, tata tertib sekolah, kebiasaan hidup bersih dan sehat, serta berbagai pembiasaan positif yang menjadi budaya sekolah.

Selain memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun rasa percaya diri, melatih kemampuan bersosialisasi, serta mempererat kebersamaan antarsiswa sejak awal memasuki lingkungan sekolah.
.
Pada acara penutupan, Kepala Sekolah memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik agar terus menjaga semangat belajar, menghormati guru, menyayangi teman, dan menjadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk tumbuh dan berkembang.

“Saya berharap seluruh peserta didik tetap semangat belajar, menghormati guru, menyayangi teman, menjaga kebersihan sekolah, dan selalu disiplin. Jadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar dan mengembangkan potensi diri,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pihak sekolah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan merupakan hasil sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

“Kami berharap orang tua dapat terus bekerja sama dengan pihak sekolah dalam mendampingi putra-putrinya. Pendidikan yang berhasil memerlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ungkapnya.

Berakhirnya MPLS menjadi awal perjalanan pendidikan bagi 56 peserta didik baru yang kini siap mengikuti kegiatan belajar mengajar secara penuh. SD Negeri Praja Taman Sari optimistis, melalui pembelajaran yang berkualitas, lingkungan yang ramah anak, serta pembinaan karakter yang berkelanjutan, para peserta didik akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, disiplin, kreatif, dan berprestasi.

Dengan semangat “Murid Gembira, Sekolah Menyenangkan”, SD Negeri Praja Taman Sari berharap setiap anak dapat menikmati proses belajar dengan penuh kegembiraan, mengembangkan potensi terbaiknya, serta kelak menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, Kabupaten Konawe, dan Indonesia.

Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA