Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Perkuat Gerakan Indonesia ASRI, Bangun Budaya Sekolah Bersih, Sehat, dan Peduli Lingkungan

waktu baca 3 menit
Kamis, 9 Jul 2026 02:22 0 27 Admin

Arsamedia.com, Konawe –
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (GIA) sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, aman, dan indah. Program nasional ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menanamkan karakter peduli lingkungan kepada seluruh warga sekolah, mulai dari tenaga pendidik, peserta didik, hingga masyarakat sekitar.

 

Gerakan Indonesia ASRI (GIA) merupakan program yang mengusung konsep Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Gerakan ini bertujuan membangun budaya hidup bersih, sehat, tertib, serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui semangat gotong royong yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa dunia pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Oleh karena itu, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat pembiasaan perilaku positif yang mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Menurutnya, Gerakan Indonesia ASRI merupakan implementasi nyata dari pendidikan karakter yang mengajarkan peserta didik untuk mencintai lingkungan sejak usia dini. Melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin, diharapkan tumbuh rasa tanggung jawab terhadap kebersihan sekolah maupun lingkungan tempat tinggal.

Dalam pelaksanaannya, Gerakan Indonesia ASRI diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata, seperti kerja bakti membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, jalan lingkungan, saluran air, serta fasilitas umum lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara gotong royong sehingga mampu mempererat kebersamaan antara guru, siswa, tenaga kependidikan, dan masyarakat.
Selain itu, program penghijauan juga menjadi bagian penting dalam Gerakan Indonesia ASRI. Penanaman pohon, perawatan taman sekolah, serta pemanfaatan lahan kosong sebagai ruang hijau diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih sejuk, nyaman, dan asri.

Upaya pengelolaan sampah turut menjadi fokus utama dalam program ini. Sekolah didorong untuk membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik, mengurangi sampah plastik, serta menerapkan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi pencemaran sekaligus meningkatkan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Sebagai bentuk edukasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe juga mengajak seluruh warga sekolah untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Peserta didik dan guru dianjurkan membawa botol minum atau tumbler, kotak makan, dan perlengkapan yang dapat digunakan berulang kali sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan.

Tidak hanya berorientasi pada kebersihan fisik, Gerakan Indonesia ASRI juga bertujuan membangun budaya disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian sosial. Melalui kebiasaan menjaga kebersihan dan lingkungan secara bersama-sama, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat serta peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

 

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, berharap seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Konawe dapat mengimplementasikan Gerakan Indonesia ASRI secara berkelanjutan, bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, hingga masyarakat. Dengan sinergi tersebut, tujuan mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, resik, dan indah dapat tercapai secara optimal.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe optimistis mampu menciptakan sekolah-sekolah yang lebih bersih, hijau, nyaman, serta mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas. Program ini juga diharapkan menjadi kontribusi nyata dunia pendidikan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Laporan : Arsamdia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA