
Arsamedia.com Konawe –
Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Konawe resmi mengumumkan hasil seleksi 10 besar Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten Konawe Tahun Ajaran 2026/2027. Pengumuman tersebut disampaikan pada Rabu (24/6/2026) sebagai bagian dari rangkaian seleksi untuk menentukan peserta terbaik yang akan dipersiapkan mengikuti kompetisi pada tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa OSN merupakan salah satu program strategis dalam menjaring peserta didik yang memiliki kemampuan akademik unggul di bidang sains. Melalui kompetisi ini, siswa tidak hanya diuji kemampuan berpikir kritis, logika, dan analisis, tetapi juga dibentuk karakter kompetitif, sportif, serta percaya diri untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembimbing, kepala sekolah, panitia pelaksana, serta tim penilai yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan OSN tingkat kabupaten.
Menurutnya, keberhasilan para peserta masuk dalam jajaran 10 besar merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan belajar, serta dukungan penuh dari sekolah dan orang tua.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Konawe, Dewi Puspa Arini, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan sesuai pedoman pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional.
Seluruh peserta mengikuti tahapan penilaian berdasarkan kemampuan akademik pada mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Pada jenjang SD/MI, persaingan berlangsung sangat ketat.
Untuk mata pelajaran Matematika, posisi pertama berhasil diraih Afif Ayyash Mannaungeng dari SDIT Asy-Syafi’i dengan nilai 67,5. Peringkat kedua ditempati Rakha Nugraha Annasr dari SD Islam Terpadu Asy Syamil dengan nilai 65, sementara Anggara Abdi Praja dari SD Negeri 1 Sendang Muliasari berada di posisi ketiga dengan nilai 62,5.
Di bidang IPA SD, Andi Khadijah Sayyidatun Nisa dari SD Islam Terpadu Asy Syamil berhasil menjadi peraih nilai tertinggi dengan skor 76. Posisi kedua diraih Dzaky Husain Matalapu dari SDN 1 Unaaha dengan nilai 74, disusul Muhammad Shyayid Ramadhan dari SDN 1 Sonay dengan nilai 70.
Sementara itu, pada mata pelajaran IPS SD, Michael Aderman Luiz Raranta dari SDN 1 Unaaha keluar sebagai juara dengan nilai 80. Posisi kedua ditempati Ilham Alqadri Nurman dari SDIT Asy-Syafi’i dengan nilai 76, sedangkan peringkat ketiga diraih Kamilah Putri Farhana dari SD Islam Terpadu Asy Syamil dengan nilai 70.
Pada jenjang SMP/MTs, persaingan juga berlangsung sengit. Untuk bidang Matematika, Maryatul Qiftiyah dari SMP Negeri 2 Amonggedo berhasil menjadi peringkat pertama dengan nilai 44. Di bidang IPA, Rahel Gracia Kristi dari SMP Negeri 1 Uepai meraih nilai tertinggi sebesar 67,5. Adapun pada bidang IPS, Tristant William Laban dari SMP Negeri 2 Unaaha tampil sebagai peserta terbaik dengan nilai 90, sekaligus menjadi salah satu nilai tertinggi dalam pelaksanaan OSN tingkat kabupaten tahun ini.
Disdikbud Konawe menegaskan bahwa peserta yang berhasil masuk dalam daftar 10 besar akan menjadi prioritas pembinaan menjelang pelaksanaan OSN tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Pembinaan tersebut melibatkan guru-guru terbaik serta pendamping akademik guna meningkatkan kemampuan peserta dalam menghadapi persaingan yang lebih ketat di tingkat provinsi.
Pemerintah Kabupaten Konawe berharap prestasi yang diraih para siswa menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, mengembangkan budaya belajar, dan menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat.
Keberhasilan para siswa di ajang OSN juga diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Konawe di tingkat provinsi hingga nasional serta menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas pendidikan di daerah.
Arsamedia.

Tidak ada komentar