Musik Bambu Siap Semarakkan MTQ XXXI Sultra, Disdikbud Konawe Matangkan Persiapan Penyambutan Tamu dan Kafilah

waktu baca 3 menit
Minggu, 21 Jun 2026 06:17 0 41 Admin

Arsamedia.com Konawe –
Pemerintah Kabupaten Konawe terus memantapkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang akan berlangsung pada 23–28 Juni 2026. Berbagai sektor dilibatkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses, termasuk dalam menyiapkan penampilan seni budaya yang akan menjadi bagian dari penyambutan tamu dan kafilah dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

Salah satu penampilan yang dipersiapkan secara serius adalah musik bambu, kesenian tradisional yang menjadi simbol kekayaan budaya Kabupaten Konawe. Musik bambu akan tampil dalam rangkaian penyambutan tamu kehormatan, kafilah, serta memeriahkan suasana pembukaan MTQ XXXI Sultra.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, S.Pd., M.Pd., terus mengawal kesiapan tersebut melalui koordinasi intensif dengan seluruh tim yang terlibat. Persiapan dilakukan secara menyeluruh agar penampilan yang disuguhkan mampu memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir.

Melalui Nurdiman L., S.Sos. selaku Koordinator Musik Bambu, latihan dan pemantapan personel terus dilakukan. Mulai dari penyusunan komposisi musik, penyelarasan irama, kesiapan pemain, hingga pengaturan teknis di lokasi kegiatan menjadi fokus utama dalam setiap sesi latihan.

Nurdiman mengatakan, seluruh pemain musik bambu memiliki semangat tinggi untuk memberikan penampilan terbaik sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan MTQ XXXI Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe.

Menurutnya, musik bambu bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan identitas budaya daerah kepada para tamu yang datang.
“Melalui penampilan musik bambu, kami ingin menyambut seluruh tamu dengan nuansa budaya Konawe yang penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kami terus berlatih agar penampilan nanti benar-benar maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, menegaskan bahwa keterlibatan dunia pendidikan dan pelaku seni dalam MTQ merupakan bentuk dukungan nyata terhadap suksesnya agenda keagamaan tingkat provinsi tersebut. Selain menjadi ajang syiar Islam, MTQ juga menjadi momentum untuk menampilkan potensi seni dan budaya lokal kepada masyarakat luas.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat tetap menjaga semangat kebersamaan, disiplin, dan tanggung jawab sehingga setiap rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe diperkirakan akan dihadiri ribuan peserta, ofisial, tamu undangan, serta masyarakat dari berbagai daerah. Oleh karena itu, seluruh persiapan terus dimaksimalkan, mulai dari sarana dan prasarana, keamanan, kebersihan, hingga penyambutan tamu.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, panitia pelaksana, instansi teknis, para seniman, dan masyarakat, Kabupaten Konawe optimistis mampu menjadi tuan rumah yang baik serta menyukseskan penyelenggaraan MTQ XXXI Sulawesi Tenggara Tahun 2026. Kehadiran musik bambu diharapkan menjadi salah satu daya tarik yang memperkuat citra Konawe sebagai daerah yang kaya akan seni, budaya, dan nilai-nilai kearifan lokal.

Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA