
Arsamedia.com kendari –
Rencana pembangunan Masjid dan Islamic Centre Al Washliyah Sulawesi Tenggara terus menunjukkan perkembangan positif. Setelah melalui tahapan peninjauan lapangan dan pembahasan teknis, panitia pembangunan semakin memantapkan konsep bangunan yang akan menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat Islam di Sulawesi Tenggara.
Ketua Panitia Pembangunan Islamic Centre Al Washliyah Sultra, Syahrial Muis, SE, menjelaskan bahwa pembangunan masjid merupakan amal jariyah yang memiliki nilai ibadah besar dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Karena itu, pihak panitia mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, pemerintah, pengusaha, dan kaum muslimin untuk bersama-sama mendukung pembangunan tersebut.
“Membangun masjid adalah investasi akhirat yang pahalanya akan terus mengalir. Kami memohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pembangunan Masjid dan Islamic Centre Al Washliyah Sultra dapat berjalan lancar serta segera dimanfaatkan oleh umat. Semoga Allah SWT memudahkan segala urusan kita,” ujarnya.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan (aanwijzing) yang dilakukan pada lokasi pembangunan di Jalan Amohalo, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, diketahui bahwa kondisi topografi lahan memiliki karakteristik tersendiri. Lahan yang tersedia berukuran sekitar 20 meter x 15 meter dengan posisi elevasi yang lebih rendah dibandingkan jalan poros yang berada di depan lokasi.
Dari hasil pengamatan dan analisis teknis tersebut diperoleh kesimpulan bahwa lantai pertama bangunan berada pada posisi yang lebih rendah dari jalan poros.
Dengan kondisi tersebut, akses pintu pada lantai pertama direncanakan menghadap ke bagian belakang bangunan. Sementara itu, lantai kedua akan dibangun sejajar dengan ketinggian jalan poros sehingga memiliki akses langsung dari area depan menuju bangunan utama.
Konsep tersebut dinilai sangat tepat karena menyesuaikan kondisi kontur lahan tanpa memerlukan timbunan tanah dalam jumlah besar yang tentunya membutuhkan biaya tambahan cukup besar. Selain lebih efisien, desain ini juga memberikan kemudahan akses bagi jamaah yang datang dari arah jalan utama maupun dari area parkir masjid.
Panitia menjelaskan bahwa lantai kedua nantinya akan sejajar dengan halaman parkir Masjid Al Washliyah Sultra.
Dengan demikian, jamaah dapat langsung memasuki area utama masjid melalui lantai tersebut. Sementara lantai pertama dapat dimanfaatkan sebagai ruang serbaguna, ruang pendidikan, sekretariat organisasi, atau fasilitas pendukung lainnya yang menunjang aktivitas Islamic Centre.
Keberadaan Masjid dan Islamic Centre Al Washliyah Sultra diharapkan menjadi pusat pembinaan umat yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan Islam, pelatihan generasi muda, kegiatan sosial kemasyarakatan, pengembangan ekonomi umat, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Panitia pembangunan optimistis bahwa dengan dukungan seluruh masyarakat, pembangunan ini dapat segera direalisasikan dan menjadi salah satu ikon dakwah Islam di Sulawesi Tenggara.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan Masjid dan Islamic Centre Al Washliyah Sultra, bantuan dan donasi dapat disalurkan melalui:
Bank BRI Cabang Kendari
Nomor Rekening: 0192 01 0410 40533
Lokasi pembangunan: Jalan Amohalo, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Kontak Person: 0821 9254 7789
Panitia mengajak seluruh kaum muslimin untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan rumah Allah tersebut sebagai bentuk investasi amal jariyah yang manfaatnya akan terus dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang.
Ketua Panitia Pembangunan Islamic Centre Al Washliyah Sultra: Syahrial Muis, SE
Ketua PW Al Washliyah Sulawesi Tenggara: Arulan Bao Rahmani.
Arsamedia

Tidak ada komentar