Desa Benua Amonggedo Tampil Maksimal di Lomba Desa Konawe 2026, Warga Antusias Dukung Penilaian

waktu baca 3 menit
Jumat, 17 Apr 2026 08:32 0 50 Admin

Arsamedia.com Konawe –
Suasana semangat dan kebersamaan tampak jelas di Desa Benua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, saat menerima kunjungan tim penilai Lomba Desa dan Kelurahan tingkat Kabupaten Konawe tahun 2026, Jumat (17/4/2026).

Kehadiran tim penilai disambut langsung oleh Kepala Desa Benua, Asikin, bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga yang turut menunjukkan dukungan penuh dalam kegiatan tersebut. Penilaian ini menjadi momen penting bagi Desa Benua untuk menunjukkan hasil pembangunan dan kinerja selama beberapa tahun terakhir.

Ketua tim penilai, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Konawe, Erjuna Rasjan, S.STP., M.Si, dalam arahannya menjelaskan bahwa lomba desa bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan desa.
“Penilaian ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan, yang melihat capaian pembangunan selama dua tahun terakhir,” jelasnya.

Ia menambahkan, terdapat tiga bidang utama yang menjadi fokus penilaian, yaitu pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan.

Pada bidang pemerintahan, tim menilai bagaimana tata kelola desa berjalan, kinerja aparatur, hingga inovasi yang dilakukan dalam pemberdayaan masyarakat. Termasuk juga pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik serta upaya pelestarian adat dan budaya lokal.

Sementara pada bidang kewilayahan, aspek yang dinilai meliputi kejelasan identitas desa, batas wilayah, inovasi desa, kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta kemampuan desa dalam mengelola dan menarik investasi.

Adapun pada bidang kemasyarakatan, penilaian mencakup tingkat partisipasi warga, peran aktif lembaga kemasyarakatan seperti LPM dan BPD, kegiatan PKK, hingga kondisi keamanan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan upaya penanggulangan kemiskinan.
Selain itu, Desa Benua juga harus memenuhi persyaratan administrasi seperti kelengkapan data profil desa selama dua tahun terakhir, serta dokumen penting berupa Peraturan Desa tentang RPJMDes, RKPDes, dan APBDes.

Yang menarik, dalam penilaian tahun ini juga ditekankan implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Enam SPM tersebut meliputi layanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketentraman dan ketertiban masyarakat.

Tim penilai melakukan verifikasi langsung di lapangan untuk melihat sejauh mana pelayanan tersebut benar-benar dirasakan oleh masyarakat, seperti layanan imunisasi, penanganan stunting, akses air bersih, hingga perlindungan sosial bagi warga.

Kepala Desa Benua, Asikin, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan maksimal untuk mengikuti lomba ini. Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh masyarakat yang terlibat aktif dalam pembangunan desa.

“Ini bukan hanya tentang lomba, tapi bagaimana kami terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dukungan warga menjadi kekuatan utama kami,” ujarnya.

Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan mereka dalam menyambut tim penilai, menampilkan potensi desa, serta menunjukkan berbagai program unggulan yang telah berjalan.

Tim penilai sendiri terdiri dari berbagai unsur perangkat daerah, di antaranya dari Dinas PMD, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Satpol PP dan Linmas, BNPB, serta instansi terkait lainnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Desa Benua dapat menjadi salah satu desa terbaik di Kabupaten Konawe serta menjadi contoh bagi desa lainnya dalam hal pembangunan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat.

Lebih dari itu, lomba desa ini diharapkan mampu mendorong semangat gotong royong dan inovasi di tengah masyarakat, sehingga pembangunan desa semakin maju dan merata.

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA