Polda Sultra Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kapolda Tekankan Akurasi dan Edukasi

waktu baca 4 menit
Sabtu, 5 Sep 2026 10:37 0 60 Admin

ARSAMEDIA.COM, KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat sinergi dengan insan pers guna memastikan penyampaian informasi kepada masyarakat berlangsung akurat, objektif, edukatif, dan berimbang.

Penguatan sinergi tersebut dilakukan melalui kegiatan silaturahmi dan penguatan sinergi kehumasan antara Polda Sultra bersama pimpinan organisasi media, pimpinan media, organisasi wartawan, serta para jurnalis yang digelar di Mapolda Sultra, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Sultra Irjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., Irwasda, Kepala Bidang Humas Polda Sultra Kombes Pol. Iis Kristian, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, pimpinan organisasi media, organisasi wartawan, serta sejumlah jurnalis.

Dalam sambutannya, Kapolda Sultra menegaskan pentingnya memperkuat komunikasi dan kemitraan antara kepolisian dengan insan pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat.

Pertemuan tersebut dibuka dengan pantun yang disampaikan Kapolda sehingga suasana silaturahmi berlangsung lebih hangat.

“Pantau duduk santai memandang fajar, minum kopi bersama kawan. Rasa gembira hati bersinar, menyapa sahabat pers dan wartawan,” ujar Himawan.

Himawan mengaku bersyukur pertemuan dengan insan pers dapat kembali dilaksanakan dalam suasana penuh keakraban. Menurutnya, forum silaturahmi sangat penting untuk membangun komunikasi sekaligus mempererat hubungan antara jajaran kepolisian dengan insan media.

“Alhamdulillah, yang hadir hari ini diberikan kesehatan sehingga kita bisa berkumpul di tempat ini dan saling mengenal,” katanya.

Ia menjelaskan, pertemuan antara Polda Sultra dan insan pers diharapkan dapat dilaksanakan secara berkala. Meski idealnya dilakukan lebih sering, kondisi efisiensi anggaran menjadi salah satu hal yang perlu dicermati bersama.

Namun demikian, Himawan memastikan keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang bagi Polda Sultra untuk terus menjaga komunikasi dengan media.

“Hal itu tidak akan menyulitkan kita untuk selalu berkomunikasi,” tegasnya.

Kapolda Sultra menilai media memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk dalam mendukung demokrasi serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat arus informasi bergerak semakin cepat. Kondisi tersebut menuntut semua pihak, termasuk insan pers, untuk lebih teliti dalam menyaring dan menganalisis informasi sebelum disebarluaskan kepada publik.

“Informasi yang dipublikasikan begitu cepat. Karena itu, perlu kita cerna dan analisis, apakah informasi tersebut akurat atau justru merupakan misinformasi,” ujarnya.

Ia berharap insan pers terus menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya mengutamakan kecepatan, tetapi juga memperhatikan akurasi dan nilai edukasi bagi masyarakat.

Himawan mengatakan, Polda Sultra memiliki keterbatasan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara langsung dalam menyampaikan berbagai informasi terkait kegiatan maupun kebijakan kepolisian.

Karena itu, keberadaan media dinilai sangat penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Kami menyadari tidak memiliki tangan yang cukup panjang untuk menjangkau seluruh masyarakat. Oleh karena itu, kami tidak dapat dipisahkan dari teman-teman media untuk menyampaikan informasi yang baik, akurat dan memberikan edukasi,” katanya.

Selain membangun komunikasi, Kapolda Sultra juga menegaskan bahwa institusinya terbuka terhadap kritik dan masukan yang bersifat konstruktif dari insan pers.

Menurutnya, media memiliki posisi penting dalam memberikan perspektif dari luar institusi yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi kepolisian.

“Kita tidak bisa melihat diri kita sendiri secara utuh. Karena itu, teman-teman media bisa memberikan masukan kepada kami sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan bersama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berbagai kebijakan dan program Polda Sultra juga perlu dikomunikasikan secara baik agar dapat dipahami masyarakat.

Sejumlah agenda yang menjadi perhatian kepolisian antara lain penegakan hukum terhadap berbagai tindak pidana, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), peredaran narkotika, persoalan pertambangan, hingga tindak kekerasan.

Kapolda menegaskan, setiap langkah yang dilakukan kepolisian harus diarahkan untuk memberikan manfaat sekaligus rasa aman kepada masyarakat.

“Ke depan, apa yang kita lakukan harus bisa selaras dengan apa yang diinginkan masyarakat,” katanya.

Melalui kemitraan yang semakin kuat dengan insan pers, Himawan berharap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Tenggara dapat terus terjaga.

Ia juga mendorong kolaborasi antara Polda Sultra dan media tidak hanya menjadi sarana penyebarluasan informasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin optimal.

“Ke depan kita harus terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas kamtibmas, memberikan edukasi kepada masyarakat serta mendukung pelayanan yang optimal,” pungkasnya.

Editor: Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA