Semarak Hari Pramuka ke-65, Ahmad Djauhari Ajak Generasi Muda Perkuat Karakter dan Dukung Swasembada Pangan

waktu baca 3 menit
Jumat, 14 Agu 2026 10:13 0 40 Admin

Arsamedia.com konawe –
Peringatan Hari Pramuka ke-65 pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan bangsa.

Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengangkat tema “Menatap Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berperan dalam kegiatan pendidikan nonformal, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam berbagai agenda pembangunan nasional.

Di Kabupaten Konawe, semangat Hari Pramuka turut ditunjukkan oleh PLT Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, S.Pd., M.Pd. dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap pada momentum peringatan tersebut.

Keikutsertaan jajaran pendidikan dalam kegiatan kepramukaan menjadi bagian dari dukungan terhadap pembinaan karakter peserta didik. Nilai-nilai yang diajarkan dalam Pramuka, seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan dan gotong royong, dinilai penting dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Gerakan Pramuka juga memiliki peran penting dalam dunia pendidikan. Melalui berbagai kegiatan, peserta didik tidak hanya memperoleh pengalaman di luar ruang kelas, tetapi juga belajar tentang kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan serta kemampuan bekerja bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Tema swasembada pangan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Pramuka ke-65 juga memiliki relevansi dengan potensi Kabupaten Konawe sebagai salah satu daerah yang memiliki sektor pertanian cukup penting.

Generasi muda perlu diberikan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya ketahanan pangan. Melalui kegiatan Pramuka, nilai kecintaan terhadap lingkungan, pemanfaatan sumber daya alam secara bijak serta semangat gotong royong dapat terus ditanamkan.

Ahmad Djauhari menempatkan semangat kepramukaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial.

Pendidikan karakter menjadi salah satu aspek penting dalam membangun generasi penerus. Karena itu, kegiatan Pramuka di lingkungan sekolah diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai ruang bagi peserta didik untuk belajar kepemimpinan, kedisiplinan dan tanggung jawab.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, pembina Pramuka, orang tua dan masyarakat.

Sinergi tersebut diperlukan agar Gerakan Pramuka semakin mampu menjawab tantangan perkembangan zaman sekaligus tetap mempertahankan nilai-nilai dasar kepramukaan.

Dengan semangat “Menatap Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, Gerakan Pramuka diharapkan dapat terus melahirkan generasi muda yang tangguh, mandiri, berkarakter dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.

Peringatan Hari Pramuka tahun ini pun bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum untuk kembali menguatkan komitmen bersama dalam membina generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa.

Dari Kabupaten Konawe, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh melalui dunia pendidikan dan kegiatan kepramukaan, sebagai bagian dari perjalanan membangun generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA