GPA Sultra Desak Pemerintah Evaluasi Program MBG Usai Kasus Keracunan Siswa di Unaaha

waktu baca 2 menit
Kamis, 25 Sep 2025 05:25 0 163 Admin

Arsamedia.com: Konawe – Gerakan Pemuda Al Washliyah Sulawesi Tenggara (GPA Sultra) mendesak pemerintah pusat untuk segera mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul kasus keracunan yang dialami sejumlah siswa SMK di Unaaha, Kabupaten Konawe.

Ketua GPA Sultra, Muh. Iksan Saranani, menilai kasus tersebut menjadi bukti lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan program nasional tersebut. Ia menegaskan, dalam beberapa bulan terakhir, kasus serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia.

“Program MBG ini seharusnya menjadi harapan orang tua murid untuk menjaga kesehatan anak-anak mereka sekaligus mendukung proses belajar di sekolah. Namun kenyataannya justru menimbulkan musibah,” kata Iksan, Kamis (25/9/2025).

Menurutnya, dampak keracunan makanan tidak hanya dirasakan siswa, tetapi juga guru yang ikut terdampak karena harus menghadapi keresahan dan kemarahan orang tua murid. “Guru jadi pihak yang pertama disalahkan, padahal mereka tidak terlibat langsung dalam penyediaan makanan MBG,” ujarnya.

Iksan berharap Presiden Prabowo Subianto selaku penanggung jawab program segera melakukan evaluasi menyeluruh sebelum jatuh korban jiwa. Ia khawatir, jika dibiarkan, kepercayaan publik terhadap pemerintah akan menurun dan bisa mengganggu program strategis lainnya.

“Pemerintah tidak boleh menyepelekan kasus ini. Guru harus dilibatkan langsung dalam pengawasan, karena mereka lebih mengenal kondisi siswanya. Guru adalah orang tua kedua bagi anak di sekolah,” tegasnya.

GPA Sultra menekankan pentingnya transparansi, pengawasan ketat, serta keterlibatan aktif pihak sekolah agar program MBG benar-benar memberi manfaat bagi siswa, bukan sebaliknya menimbulkan masalah baru.*

Editor: Arsam

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA