
Arsamedia.com Konawe–
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) seiring datangnya musim kemarau.
Langkah antisipatif tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Konawe dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan dampak luas, termasuk bencana asap dan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Imbauan tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., bersama Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si., sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui semangat “Cegah Sebelum Terjadi”, Pemkab Konawe mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api, terutama di tengah kondisi cuaca yang panas dan kering.
Pemerintah menekankan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kesadaran dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Kebakaran yang bermula dari kelalaian kecil dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan kerugian bagi lingkungan maupun warga sekitar.
Adapun beberapa poin penting yang menjadi perhatian masyarakat dalam menghadapi musim kemarau, di antaranya:
Pertama, stop membakar hutan dan lahan. Warga dilarang membuka lahan maupun membersihkan areal perkebunan dengan cara membakar karena berpotensi menyebabkan api tidak terkendali.
Kedua, menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah secara sembarangan, terutama pada musim kemarau ketika kondisi lingkungan lebih mudah terbakar.
Ketiga, sayangi dan rawat lingkungan. Kepedulian terhadap ekosistem sekitar menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah terjadinya bencana yang disebabkan oleh aktivitas dan kelalaian manusia.
Pemkab Konawe menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga wilayah Konawe tetap aman dari ancaman kebakaran dan dampak buruk kabut asap.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan semangat pembangunan Konawe Bersahaja, yakni membangun desa, menata kota, dengan mengedepankan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Konawe juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api atau keadaan darurat yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan. Warga dapat menghubungi layanan Konawe Call Center 112 untuk mendapatkan respons dan penanganan lebih lanjut.
Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kesadaran bersama, diharapkan ancaman Karhutla selama musim kemarau dapat dicegah sejak dini.
Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar