
Arsamedia.com Konawe–
Hari Pramuka yang diperingati setiap 14 Agustus menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebangsaan, kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, serta kepedulian generasi muda terhadap pembangunan bangsa.
Semangat tersebut turut digaungkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe melalui ucapan Selamat Hari Pramuka yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, H. Hasrun Taleo.
Dalam momentum Hari Pramuka yang diperingati pada 14 Agustus 2026, Kemenag Konawe mengangkat pesan yang sejalan dengan arah pembangunan nasional, yakni “Menatap Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Pesan tersebut menegaskan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya memiliki peran dalam membentuk karakter generasi muda, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gerakan masyarakat dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan.
Pramuka selama ini dikenal sebagai wadah pembinaan generasi muda yang mengedepankan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, kecintaan terhadap lingkungan dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk mendukung berbagai program pembangunan, termasuk upaya memperkuat ketahanan pangan.
Melalui semangat Hari Pramuka, generasi muda diharapkan mampu mengambil peran nyata dalam berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat. Tidak hanya aktif dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan, mengembangkan potensi desa, memanfaatkan lahan produktif, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan.
H. Hasrun Taleo yang ditampilkan mengenakan seragam Pramuka dalam momentum tersebut juga menyampaikan pesan simbolik mengenai pentingnya membangun semangat kebersamaan dan pengabdian.
Bagi lingkungan pendidikan di bawah Kementerian Agama, nilai-nilai kepramukaan memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal arti kepemimpinan, kedisiplinan, solidaritas, tanggung jawab dan kecintaan terhadap bangsa.
Pendidikan karakter menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, semangat Pramuka diharapkan terus tumbuh di lingkungan madrasah dan satuan pendidikan keagamaan di Kabupaten Konawe.
Momentum Hari Pramuka tahun 2026 juga menjadi kesempatan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi turut mengambil bagian dalam proses pembangunan.
Dukungan terhadap swasembada pangan dapat dilakukan melalui berbagai langkah sederhana yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah maupun desa. Pemanfaatan pekarangan, pengembangan pertanian produktif, menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap ketahanan pangan merupakan bentuk kontribusi yang dapat dilakukan bersama.
Semangat tersebut semakin penting dalam menghadapi cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045. Generasi muda yang memiliki karakter kuat, mandiri, kreatif dan memiliki kepedulian sosial menjadi salah satu modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing.
Gerakan Pramuka diharapkan terus menjadi ruang pembinaan yang mampu melahirkan generasi muda yang tangguh dan siap mengabdi. Semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” menjadi pengingat bahwa setiap anggota Pramuka memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Di Kabupaten Konawe, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, Gerakan Pramuka dan masyarakat, berbagai potensi daerah dapat dikembangkan secara bersama-sama.
Peringatan Hari Pramuka 2026 pada akhirnya bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk kembali menguatkan komitmen dalam membangun karakter generasi bangsa.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe melalui momentum tersebut mengajak seluruh keluarga besar Kemenag, insan pendidikan, pembina dan anggota Pramuka serta masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, pengabdian dan gotong royong.
Dengan semangat Pramuka yang terus tumbuh, generasi muda diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan, memperkuat kemandirian masyarakat dan menyongsong Indonesia Emas 2045.
Laporan : Arsamedia

Tidak ada komentar