
Arsamedia.com, Konawe –
Program penyerapan gabah petani dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional di Desa Ambuuwiu, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Selama empat bulan pelaksanaan pada semester pertama, PT Cahaya Pangan Lestari (CAPAL) yang bekerja sama dengan Perum Bulog telah berhasil menyerap sekitar 2.000 ton gabah dari petani di wilayah tersebut.
Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi penyerapan hasil panen petani. Kehadiran Bulog bersama mitra pengadaan diharapkan mampu memberikan kepastian pasar, menjaga stabilitas harga gabah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Pengelola PT Cahaya Pangan Lestari (CAPAL), Farhan, menjelaskan bahwa penyerapan gabah yang telah berlangsung selama empat bulan berjalan dengan lancar berkat dukungan pemerintah, Bulog, pemerintah desa, serta para petani yang terus menjaga kualitas hasil panen.
“Selama semester pertama, jumlah gabah yang berhasil kami serap telah mencapai sekitar 2.000 ton. Hal ini menunjukkan antusiasme petani yang tinggi serta komitmen bersama dalam mendukung program swasembada pangan nasional,” ujar Farhan.
Menurutnya, penyerapan gabah dilakukan secara bertahap sesuai jadwal panen dan standar kualitas yang telah ditetapkan. Dengan demikian, hasil panen petani dapat terserap secara maksimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Ambuuwiu, Arianto, mengapresiasi keberhasilan program tersebut. Ia menilai kerja sama antara PT CAPAL dan Bulog telah memberikan dampak positif bagi petani karena hasil panen mereka memiliki kepastian pembeli dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah.
“Program ini sangat membantu masyarakat, khususnya petani di Desa Ambuuwiu. Kami berharap penyerapan gabah terus berlanjut sehingga produksi pertanian semakin meningkat dan kesejahteraan petani juga semakin baik,” kata Arianto.
Ia juga mengajak seluruh petani untuk terus meningkatkan produktivitas dan menjaga kualitas gabah agar mampu memenuhi standar yang dibutuhkan Bulog. Dengan begitu, Desa Ambuuwiu dapat terus menjadi salah satu sentra produksi pangan yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Konawe.
Keberhasilan penyerapan gabah hingga 2.000 ton pada semester pertama menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, Bulog, PT Cahaya Pangan Lestari, dan para petani mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.
Laporan : Arsamedia

Tidak ada komentar