
Arsamedia.com Konawe –
Pemerintah Desa Wonggeduku, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, kembali melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan tersebut dipusatkan di dua masjid yang ada di Desa Wonggeduku, yakni Masjid Assajadah dan Masjid Al Ikhlas.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan antara pemerintah desa, panitia kurban, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang turut bergotong royong membantu proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban.
Kepala Desa Wonggeduku, Syawal Maid, S.Sos mengatakan bahwa pelaksanaan kurban di Desa Wonggeduku tahun ini berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ia bersyukur karena semangat berkurban dan kebersamaan warga terus terjaga hingga saat ini.
“Alhamdulillah, kegiatan kurban di Desa Wonggeduku sudah berjalan selama beberapa tahun sampai sekarang dan terus dilaksanakan setiap Hari Raya Iduladha. Ini menjadi bentuk kebersamaan dan kekompakan masyarakat kami,” ujarnya.
Syawal Maid menjelaskan, jumlah hewan kurban yang disembelih tahun ini cukup banyak. Untuk di Masjid Assajadah terdapat 5 ekor sapi kurban dan 2 ekor kambing kurban, sedangkan di Masjid Al Ikhlas terdapat 4 ekor sapi kurban yang juga akan disembelih.
Menurutnya, kegiatan kurban bukan hanya sebatas ibadah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antarwarga serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui momentum Iduladha ini kami berharap masyarakat terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Karena nilai utama dari kurban adalah keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.
Sejak pagi hari masyarakat tampak memadati lokasi penyembelihan untuk membantu proses pemotongan hewan kurban. Para panitia bersama warga bekerja sama menyiapkan pembagian daging agar dapat disalurkan secara merata kepada masyarakat penerima manfaat.
Suasana kekeluargaan terlihat begitu kental selama kegiatan berlangsung. Warga dari berbagai kalangan ikut terlibat, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat hingga kaum ibu yang membantu menyiapkan konsumsi bagi panitia dan masyarakat.
Pemerintah Desa Wonggeduku berharap kegiatan kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi tradisi positif dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan serta solidaritas sosial di tengah masyarakat Desa Wonggeduku.
Arsamedia.

Tidak ada komentar